Kapten AC Milan Sebut Allegri "Top", Mampu Kendalikan Ruang Ganti
Kapten AC Milan, Mike Maignan tak ragu menyebut Massimiliano Allegri sebagai pelatih top. Allegri mampu mengendalikan ruang ganti AC Milan.
Setelah menjalani musim mengecewakan pada 2024-2025 silam bersama dua pelatih, yakni Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao, AC Milan bangkit bersama Massimiliano Allegri.
Seperti diketahui, Paulo Fonseca dipecat pada akhir 2024 dari kursi pelatih AC Milan dan digantikan oleh rekan senegaranya, Sergio Conceicao.
Bersama Conceicao, Il Rossoneri (Si Merah-Hitam) memenangkan gelar juara Supercoppa Italiana musim lalu.
Namun, trofi itu tak bisa menebus kegagalan tim yang tersingkir di babak playoff Liga Champions dan kalah di final Coppa Italia 2024-2025 melawan Bologna. Milan juga hanya menutup musim Serie A musim lalu di peringkat 8.
Stabilitas permainan akhirnya kembali sejak Massimiliano Allegri menduduki pos pelatih AC Milan sejak awal musim ini.
Pemain-pemain AC Milan mengenakan jersey keempat hasil kolaborasi Puma dengan Slam Jam dalam laga pekan ke-26 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Parma di Stadion San Siro, 22 Februari 2026.
Milan Bangkit bersama Allegri
Bersama Allegri, Rossoneri hanya kalah dua kali di Serie A musim ini. Mereka saat ini berada di peringkat kedua klasemen, tujuh poin di belakang pemuncak klasemen Inter Milan.
Patut dicatat pula bahwa AC Milan arahan Allegri selalu menang dalam sepasang laga derbi musim ini melawan Inter Milan.
"Allegri adalah pelatih top dalam cara dia mengelola ruang ganti dan sikapnya di lapangan," ujar kapten sekaligus kiper AC Milan, Mike Maignan, dilansir dari Football Italia.
Kekecewaan musim lalu menjadi dorongan besar bagi Mike Maignan untuk bangkit bersama AC Milan.
"Saya datang ke musim baru dengan semangat besar untuk membalas. Itu adalah pemikiran saya di awal, dan masih menjadi seperti itu hingga hari ini."
"Milan adalah tempat di mana saya telah menunjukkan diri kepada dunia. Saya harus datang ke sini untuk memahami apa artinya mengenakan jersey ini. Ketika Anda bermain, Anda merasakan betapa besarnya klub ini, dan saya akan selamanya menjadi Milanista," kata kiper asal Perancis tersebut.
Maignan Bangga Jadi Kapten AC Milan
Sejak musim lalu, Mike Maignan, mengemban tugas sebagai kapten AC Milan. Eks kiper Lille mengaku jiwa kepemimpinan secara natural ada dalam dirinya.
"Menjadi kapten tim adalah suatu tanggung jawab dan saya bangga akan hal itu," ucap Maignan kepada DAZN melalui Calciomercato.com.
"Anda tidak perlu berpura-pura. Anda hanya perlu menjadi diri sendiri dan memberikan contoh, tanpa menyalahgunakan ban kapten atau status tersebut," tutur Maignan yang memperpanjang kontrak dengan Milan sampai 2031.
"Mereka memberi saya ban kapten karena saya adalah diri saya sendiri. Di masa lalu, saya pernah mengatakan kepada pelatih di tim junior bahwa saya tidak membutuhkannya karena saya merasa seperti kapten meskipun tanpa itu."
"Saat ini, itu adalah sumber kebanggaan besar bagi saya," ujar Mike Maignan yang musim ini telah mengukir 11 clean sheet.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang