Detik-detik Penangkapan Ayah di Kendari yang Tega Lilit Leher Anak karena Rewel. Diringkus Buser77!

Aksi heroik dilakukan Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sulawesi Tenggara (Sutra) saat mengevakuasi seorang balita berusia 1,5 tahun yang menjadi korban kekerasan oleh ayah kandungnya sendiri.
Insiden memilukan ini terjadi di sebuah indekos di Kelurahan Anaiwoi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (6/3/2026) malam. Pelaku yang diketahui berinisial AS (24), tega melakukan penyiksaan terhadap darah dagingnya sendiri hanya karena merasa terganggu oleh tangisan sang anak.
Berikut adalah kronologi lengkap dan detik-detik penyelamatan yang dihimpun Kompas.com.
Detik-detik Laporan dan Penyelamatan
Peristiwa ini terungkap saat ibu korban, LI (19), melihat sebuah unggahan video yang mengerikan di platform Facebook milik suaminya, AS, sekitar pukul 22.30 WITA. Dalam video tersebut, AS terekam melilitkan selimut ke leher balitanya hingga korban tampak tersiksa dan sesak napas.
Merasa nyawa buah hatinya dalam bahaya, LI segera menghubungi pihak kepolisian. Laporan darurat tersebut diterima oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sutra yang dipimpin oleh Bripka Boy Sagita.
"Korban merasa sangat khawatir dengan keselamatan nyawa anaknya setelah melihat video penyiksaan tersebut, sehingga langsung meminta pendampingan kepolisian," ujar Bripka Boy Sagita kepada awak media.
Tak butuh waktu lama, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi persembunyian pelaku di Kelurahan Anaiwoi.
Meski petugas berhasil menyelamatkan balita tersebut dalam kondisi selamat namun trauma, pelaku AS sempat melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.
Motif Intimidasi dan KDRT
Berdasarkan pendalaman petugas, aksi sadis AS ternyata merupakan bagian dari rentetan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). LI mengaku sering mengalami penganiayaan dari suaminya hingga ia memutuskan melarikan diri ke rumah orang tuanya di Konawe Selatan (Konsel).
Namun, AS justru menyusul ke Konsel dan mengambil paksa anak mereka. Tak disangka, sang anak dijadikan alat intimidasi. Pelaku merekam aksi penyiksaan tersebut untuk mengancam LI agar kembali kepadanya.
Setelah sempat buron selama beberapa hari, pelarian AS berakhir di tangan Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir ini diringkus di Jalan Suprapto, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 21.00 WITA.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
"Pelaku berhasil diamankan oleh Tim Buser77 di Jalan Suprapto, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari," kata AKP Welliwanto Malau, Selasa (10/3/2026).
Barang Bukti Senjata Tajam
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana kekerasan.
- 1 buah selimut tidur: Digunakan pelaku untuk melilit leher korban sesuai bukti video.
- Senjata tajam: Sebilah pisau yang dibawa pelaku saat ditangkap.
Lokasi penangkapan AS diketahui berjarak sekitar 4,9 kilometer atau 10 menit berkendara dari tempat kejadian perkara (TKP) penganiayaan awal di Kelurahan Anaiwoi. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Kendari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Tega! Ayah di Kendari Lilit Leher Anak Pakai Selimut dan Rekam di Facebook, Kini Jadi Buronan Polisi
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang