Kenangan Hangat Para Sahabat tentang Vidi Aldiano, Sosok Ceria yang Selalu Jadi Tempat Curhat

Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia
Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia

Kepergian penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di industri hiburan Tanah Air. Musisi yang dikenal lewat sejumlah lagu pop populer itu meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah berjuang melawan kanker ginjal.

Di tengah kabar duka tersebut, banyak sahabat dan figur publik yang datang melayat ke rumah duka di kawasan Jalan Kecapi, Jakarta Selatan. Kehadiran mereka bukan hanya untuk memberikan penghormatan terakhir, tetapi juga menjadi bukti bahwa Vidi merupakan sosok yang sangat dicintai banyak orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit yang mengenangnya sebagai pribadi hangat, ceria, dan selalu hadir sebagai teman bagi siapa saja. Bahkan, banyak yang menyebut Vidi layak dijuluki sebagai “duta persahabatan”. Scroll untuk info lebih lanjut...

Salah satu sahabat yang datang melayat adalah musisi Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri Kotak. Ia mengenang Vidi sebagai sosok yang baik dan selalu meninggalkan kesan positif bagi orang-orang di sekitarnya.

"Minta tolong dibukakan pintu maaf untuk Vidi, karena saya yakin Vidi orang baik, banyak yang mendoakan," ujar Tantri di Jakarta, Sabtu malam.

Tantri yang merupakan personel grup band Kotak datang melayat bersama rekannya, Swasti Sabdastantri atau Chua Kotak. Kehadiran mereka menjadi bagian dari gelombang pelayat dari kalangan musisi yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada Vidi.

Kenangan Hangat dari Para Sahabat

Vokalis GIGI, Armand Maulana, juga mengaku terkejut saat pertama kali menerima kabar wafatnya Vidi Aldiano. Ia mengetahui informasi tersebut dari pesan singkat yang ramai dibicarakan di grup WhatsApp sebelum waktu Maghrib.

“Sebelum Maghrib ramai di grup WhatsApp. Saya telepon manajernya untuk konfirmasi, dan ternyata benar. Saya langsung ke sini,” ujar Armand ketika ditemui setelah dari rumah duka bersama istrinya, Dewi Gita di Jakarta Selatan.

Meski kaget, Armand mengaku ia dan banyak rekan musisi sudah mengetahui perjuangan Vidi selama ini dalam menghadapi penyakitnya. Ia bahkan sempat mengikuti shalat jenazah pertama bersama keluarga.

“Alhamdulillah shalat jenazah yang pertama bersama keluarga dan Habib Jafar. Tadi beliau juga menyampaikan tausiyah yang sangat baik,” ujar Armand.

Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. “Insya Allah ini pertanda baik untuk almarhum,” katanya.

Armand juga sempat melihat wajah Vidi untuk terakhir kalinya dan merasakan ketenangan pada sosok sahabatnya itu. “Wajahnya terlihat tenang, seperti tersenyum,” ucapnya.

Sosok yang Membawa Keceriaan

Istri Armand, Dewi Gita, juga tampak emosional saat mengenang sosok Vidi Aldiano. Ia menyebut Vidi sebagai pribadi yang selalu membawa keceriaan setiap kali hadir di suatu tempat.

“Setiap dia datang, semuanya jadi ramai dan ceria. Tapi kalau dia pulang, jadi sepi,” kata Dewi sambil sesenggukan.

Ia juga mengenang panggilan khusus yang biasa digunakan Vidi kepadanya. “Yang bikin nangis tuh, yang manggil saya ‘Nyai’ itu cuma Vidi. Dari jauh sudah teriak ‘Nyai’. Itu cuma dia,” ujarnya.

Menurut Dewi, banyak momen kebersamaan yang mereka jalani bersama, mulai dari drama musikal hingga program televisi. “Kita tahu dia menanggung sakitnya. Jadi teman-teman mengikhlaskan. Sekarang Alhamdulillah dia sudah sehat,” katanya.

Sahabat yang Selalu Mendengarkan

Kenangan serupa juga disampaikan oleh aktris Tissa Biani yang datang melayat bersama Dul Jaelani. Ia mengaku sudah mengenal Vidi sejak masih kecil dan melihat langsung bagaimana sosok tersebut tumbuh menjadi pribadi yang hangat.

“Bingung ngomong apa. Ya pokoknya minta maaf kalau Kak Vidi ada salah-salah. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Tissa. 

Ia menilai Vidi merupakan pribadi yang ceria dan mudah berteman. “Aku kenal sudah lama dari aku kecil. Sampai sekarang sosoknya ceria. Bisa jadi sahabat buat banyak orang,” katanya.

“Bisa jadi kakak yang baik untukku. Orangnya baik banget, friendly, bikin happy banyak orang,” ucapnya.

Sementara itu, aktris Anya Geraldine juga mengenang Vidi sebagai sosok yang selalu menjadi tempatnya bercerita. “Aku sering banget teleponan juga. Dia selalu dengerin apapun ceritaku. Walaupun mungkin hidupnya pasti lebih berat, masalah dan beban pikirannya lebih berat daripada aku,” ujar Anya.

Bagi Anya, Vidi bukan hanya sekadar teman, tetapi sudah seperti keluarga. “Udah lebih dari saudara. Banyak banget personal things yang aku selalu share ke dia. Tentang kerjaan, percintaan, kegelisahan diri. Semuanya aku selalu curahin ke Vidi,” katanya.

Ia menyebut Vidi sebagai sosok yang selalu memberi dukungan dan motivasi dalam hidupnya. “Dia salah satu support system aku. Nomor satu yang ngajarin aku rasanya bersyukur,” ucapnya.

Warisan Persahabatan yang Ditinggalkan Vidi

Selain para sahabat dekat, sejumlah figur publik juga datang melayat, di antaranya Ardie Bakrie bersama Nia Ramadhani, komedian Sule, Widi Mulia, hingga banyak musisi lainnya. Hingga larut malam, kendaraan para pelayat terus berdatangan ke rumah duka.

Ungkapan duka juga datang dari berbagai tokoh melalui media sosial, termasuk Deddy Corbuzier yang menuliskan pesan emosional. “My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano". “I hate my self for not knowing you longer than I should,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vidi Aldiano sendiri dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai karier sejak akhir 2000-an. Ia lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990 dan mulai dikenal publik setelah merilis album debut “Pelangi di Malam Hari” pada 2008. Sepanjang kariernya, ia merilis sejumlah album seperti “Yang Kedua” (2011), “Persona” (2016), dan “Senandika” (2018). Dari karya-karya tersebut lahir lagu-lagu populer seperti “Status Palsu”, “Datang dan Kembali”, hingga lagu berbahasa Inggris “w u at”.

Namun lebih dari sekadar karya musik, banyak orang mengenang Vidi Aldiano karena kehangatan pribadinya. Di mata para sahabat, ia bukan hanya seorang musisi berbakat, tetapi juga sosok teman sejati yang selalu hadir untuk orang lain. Tak heran jika banyak yang menyebutnya sebagai sosok “duta persahabatan”. (Ant)