Respons PSSI Soal Oleh-oleh John Herdman dari Eropa: Tunggu Waktu yang Tepat
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dilaporkan membawa kabar segar usai melakukan kunjungan kerja ke Benua Biru untuk memantau pemain-pemain keturunan.
Dari hasil pemantauan tersebut, muncul dua nama pemain diaspora yang kini masuk dalam radar PSSI untuk menjalani proses naturalisasi guna memperkuat skuad Garuda di masa depan.
Upaya memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi ini merupakan rekomendasi langsung dari John Herdman setelah melihat potensi besar di Eropa.
Juru taktik berkebangsaan Inggris tersebut telah melaporkan temuannya kepada federasi sebagai bagian dari rencana strategis meningkatkan kualitas tim di level internasional.
Meskipun kabar mengenai dua pemain baru ini sudah berembus kencang, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengimbau para pendukung untuk tidak terburu-buru.
Menurutnya, proses perpindahan kewarganegaraan memerlukan waktu yang cukup panjang, terutama terkait penyelarasan jadwal dengan agenda sidang di DPR.
"Ya kita tunggu saja. Sekarang waktunya juga mepet. Kemudian saya juga belum melihat jadwal DPR membuka masa sidangnya kapan. Biasanya DPR itu ada pembukaan dan penutupan sidang, jadi nanti kita sesuaikan dengan situasinya," ujar Arya Sinulingga kepada awak media.
Pemantauan Pemain di Benua Biru
Selain mencari talenta baru, kunjungan John Herdman ke luar negeri juga bertujuan untuk memantau langsung pilar-pilar utama Timnas Indonesia yang merumput di liga-liga top.
nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, dan Justin Hubner turut disambangi untuk memastikan kondisi dan performa mereka tetap terjaga.
Mengenai profil dua pemain baru yang sedang dibidik, Arya mengaku belum mendapatkan rincian mendalam soal klub asal maupun posisi mereka di lapangan.
Ia menegaskan bahwa pemilihan pemain sepenuhnya menjadi wewenang teknis pelatih demi mendapatkan kualitas terbaik.
"Iya pasti dari sana (Eropa). Pemantauan pemain tentu dari pelatih. Pemainnya main di mana saya belum tahu. Tapi pasti dicari yang bagus. Posisinya? Posisi itu nanti saja. Pokoknya pelatih pasti mencari pemain yang bagus untuk tim," ucap Arya menambahkan.
Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga
Proyek Jangka Panjang Piala Asia 2027
Perlu digarisbawahi bahwa tambahan amunisi baru ini tidak diproyeksikan untuk tampil dalam waktu dekat, termasuk untuk ajang FIFA Series 2026.
Fokus utama tim pelatih saat ini adalah membangun kerangka tim yang solid untuk turnamen besar di masa mendatang, yakni Piala Asia 2027.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang