Eks Liverpool Blak-blakan Akui Tak Suka Mohamed Salah: Sudah Ketinggalan Zaman
Mantan pemain Liverpool, Mark Kennedy, melontarkan kritik tajam terhadap penyerang andalan The Reds, Mohamed Salah.
Kennedy mengaku tidak lagi menyukai performa sang pemain di tengah penurunan kontribusi gol musim 2025/2026.
Kennedy menilai performa winger asal Mesir itu tidak lagi berada pada level terbaiknya, meski sebelumnya dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern Liverpool. Kritik tersebut muncul seiring menurunnya produktivitas gol Salah di bawah asuhan pelatih Arne Slot musim ini.
Sejak bergabung dari AS Roma pada musim panas 2017 dengan nilai transfer 42 juta euro, Mohamed Salah menjadi sosok penting dalam kesuksesan Liverpool. Bersama The Reds, ia membantu klub meraih dua gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, tiga Piala Liga Inggris, serta satu Piala FA.
Secara individu, Salah juga mencatatkan berbagai rekor prestisius. Ia menyamai rekor Thierry Henry sebagai peraih Sepatu Emas Premier League terbanyak dengan empat gelar, serta memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Bulanan Liga Inggris sebanyak tujuh kali, sejajar dengan Harry Kane dan Sergio Aguero.

Namun, musim 2025/2026 menjadi periode sulit bagi pemain berusia 33 tahun tersebut. Dari 20 pertandingan Liga Inggris yang telah dijalani, Salah baru mencetak empat gol. Secara keseluruhan, ia hanya mengoleksi tujuh gol dari 29 pertandingan di semua kompetisi, angka yang jauh di bawah standar produktivitasnya dalam beberapa musim terakhir.
Situasi itu kemudian memicu komentar langsung dari Kennedy. Dalam pernyataannya, ia mengakui tetap menghormati kontribusi besar Salah, tetapi menilai performanya kini tidak lagi efektif di lapangan.
“Saya akan berbicara hal yang kontroversial di sini. Ketika saya melihat statistik Salah tahun lalu, angka-angkanya benar-benar luar biasa,” ujar Kennedy, dikutip dari TalkSPORT.
“Namun, setiap kali saya menonton Liverpool, saya tidak pernah suka dengan Salah,” sambungnya.
Kennedy secara khusus menyoroti aspek permainan Salah dalam menjaga penguasaan bola yang dinilainya mengalami penurunan signifikan.
“Saya pikir kemampuan mempertahankan bola dia sangat, sangat buruk. Dia sering kehilangan penguasaan bola,” katanya.
Meski demikian, Kennedy menegaskan kritik tersebut bukan berarti mengabaikan kontribusi besar Salah selama ini bagi Liverpool.
“Saya adalah penggemar Liverpool, saya penggemar berat Salah, saya pikir dia luar biasa. Akan tetapi, saya pikir dia sudah ketinggalan zaman,” pungkasnya.