Berburu Takjil di Benhil, Merayakan Kebersamaan lewat Kuliner Unik Berbagai Daerah
Rasanya nggak pernah bosan untuk berburu takjil satu kali satu tahun di Pasar Takjil Benhil. Bukan cuma makanan dan minuman berbuka puasa beragam daerah yang didapat, ini adalah perayaan kebersamaan.
"Coba pegang deh. Lemangnya masih panas. Ini rasanya enak sekali kalau dimakan dengan tapai. Dimakan lemangnya saja juga bisa," kata Bobi,salah satu penjual lemang tapai, saat saya melewati meja jualannya yang bertuliskan Masakan khas Padang Uni Ema.
Tertarik, saya memegang selongsong bambu sekitar 40 cm yang di dalamnya berupa ketan yang dibungkus daun pisang. Benar, masih agak panas.
Dia tertawa. Katanya proses pengerjaan lemang yang merupakan sajian khas Minang itu butuh waktu berjam-jam.
Cocok untuk berbuka puasa. Ukurannya yang besar, kata dia, memungkinkan sudah bisa dimakan untuk seluruh anggota keluarga. Tak heran dalam sehari bisa terjual.puluhan lemang.
Selasa (24/2/2026) saya mendatangi sejumlah meja penjual Bazar Takjil Benhil, Jl Bendungan Hilir 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Meja yang menawarkan sajian khas daerah tertentu menjadi daya tarik berbalut rasa ingin tahu. Hari-hari bukan puasa, belum tentu saya bisa mendapatkannya.
Seiring dengan matahari yang mulai bergeser ke barat, bazar takjil Benhil yang memasuki hari ke-6 puasa Ramadan 1447 Hijriah semakin ramai. Untungnya cuaca sore bersahabat. Sudah tidak panas dan juga tidak hujan.
Pasar Takjil Benhil atau juga disebut Bazar Takjil Benhil setiap tahunnya selalu menjadi magnet dari berbagai wilayah di Jakarta setiap tahunnya.
Serunya berburu takjil tercipta di sini. Jika hari kerja buka pukul 14.00-18.00. Sementara untuk akhir pekan Sabtu dan Minggu buka lebih cepat mulai pukul 12.00 karena pengunjung yang datang lebih banyak.
Lokasi yang cukup mudah dijangkau dengan kendaraan umum dan kendaraan pribadi jadi kelebihan bazaar takjil Benhil bisa bertahan puluhan tahun. Lokasinya kini pas depan Balai RW.01 Benhil dan sebuah restoran burger.
Meskipun baru tutup saat bedug Maghrib yang menandakan waktu berbuka puasa, para pemburu takjil sebaiknya datang lebih cepat jika tidak ingin kehabisan takjil yang diincar.
Saya dan lemang tapai (dok windhu)
Dari Ayam Taliwang, Asinan, hingga Istana Bubur
Beragam takjil ada di Bazar Takjil Benhil. Mulai dari kue-kue hingga gorengan. Sekitar 50 orang siap melayani pembeli.
Beragam minuman segar juga tersedia. Aneka es buah sebagai minuman berbuka puasa seperti es mangga markisa, es timun jeruk nipis, es campur, dan lainnya
Ada juga beragam jenis pempek s yang lemak nian dengan cuko yang menggoda.
Menurut Ibu Upik yang sudah 25 tahun jualan pasar takjil Benhil, dagangannya berupa asinan selalu habis tanpa sisa setiap hari.
"Saya nggak ada sisa jualannya. Hari biasa 100 asinan, kalau hari libur Sabtu Minggu bisa sampai 200 asinan.
Asinan buah dan asinan sayur yang kini harganya Rp.30.000. Selain itu kentang Mustofa.Kue-kue Rp.10.000 untuk tiga buah.
Mau makanan pembuka yang rasanya manis pun ada. Gudeg Yogya dengan lauk yang beragam, seperti ayam goreng, telur, tahu atau tempe.Kerecek pun ada.Ayam goreng kalasan utuh Rp.70.000.
Tampilan bubur manis dari Istana Bubur, takjil paling laris di Bazar Takjil Ramadhan Benhil 2026 atau bazar takjil di Benhil, Jumat (20/2/2026).
Saya terpaku dengan antrian barisan di Istana Bubur yang menjual berbagai jenis bubur.
Bisa dibilang menjadi favorit di bazar Takjil Benhil. Dengan harga Rp.25.000, pembeli bisa memilih satu jenis bubur saja dalam wadah thin wall. Kalau mau dicampur jadi berbagai jenis bubur juga diperbolehkan.
Dalam satu hari bisa lebih dari 500 wadah yang terjual. Kalau akhir pekan, bahkan bisa menyentuh angka 800 wadah.
Menurut Mamat, penjual ayam Taliwang. dagangannya pun selalu habis diserbu pembeli. Satu ayam Taliwang potongan Rp.20.000, kalau ayam negeri utuh Rp80 ribu, ayam kampung Rp 85.000.Paket Rp.30.000 dapat ayam,nasi satu sayur, dan gorengan.Paling murah Rp.5000 1 tapi kalau beli Rp.20.000 dapat lima.
Pasar Takjil Benhil, Selasa 24Februari 2026 (dokwindgy)
Merayakan Kebersamaan
Saya selalu senang melihat beragam makanan khas daerah yang dijual di bazar takjil Benhil.
Suka juga melihat wajah-wajah puas orang yang berhasil mendapatkan takjil yang diinginkannya.
Meski begitu, saya biasanya tak pernah membeli banyak. Secukupnya saja sesuai dengan jumlah anggota keluarga di rumah.
Di antara deretan orang yang mengantri, saya mendengar obrolan seorang pengunjung yang beragama non muslim
Inilah keberagaman dan kebersamaan yang tercipta dari sebuah pasar Takjil di bulan Ramadan.
Oh ya, kalau kamu mau berkunjung ke pasar takjil Ramadhan Benhil sebaiknya rencanakan waktu dan apa yang ingin dibeli supaya nggak terjebak kepadatan pengunjung, lapar mata, atau bisa kehabisan.
Demikian reportase saya berburu takjil di hari keenam puasa di pasar takjil Benhil yang legendaris di wilayah Jakarta! Yuk ikutan datang kesini!
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Berburu Takjil Sebulan Sekali di Benhil, Merayakan Kebersamaan dengan Kuliner Unik Berbagai Daerah"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang