Balasan Petugas Damkar Usai Diteror karena Konten Helm, Responsnya Kalem tapi Nyelekit
Khairul Umam, petugas pemadam kebakaran (damkar) yang membuat konten soal fungsi helm mendadak mendapat teror. Dalam unggahan Khairul Umam di akun Instagramnya pada Rabu sore 25 Februari kemarin, dirinya mendapat pesan bernada ancaman dari nomor tak dikenal.
Awalnya, sang peneror mengungkap detail alamat rumahnya. Setelahnya sang peneror kemudian menyebutkan nama orang tua dari petugas damkar tersebut.
“Jadi setelah konten gua yang ‘day 1 ngenalin fungsi apd’ ituh banyak banget teror bahkan udah sampe wa nih ges. Gua juga belom tau siapa ini ini orang yang jelas ada yang sampe ngirimin dua alamat ruamh gue dan nyebut nama umi dan bapak gua. Canggih,” demikian caption dalam unggahan Khairul Uman seperti melansir akun Instagram pribadi sang damkar @xkhairulumam, dikutip Kamis 26 Februari 2026.
Dalam pesan lainnya yang dikirim oleh nomor yang sama, sang peneror juga mengirimkan pesan bernada ancaman. Pesan itu meminta Khairul Umam untuk waspada akan keselamatannya.
“Sehat2 ya kak dan jaga diri baik2 semoga kakak selalu diberikan keselamatan,” demikian pesan dari sang peneror.
Mendapati pesan bernada ancaman itu, Khairul Umam memilih untuk menanggapinya dengan santai. Dia memilih mengucapkan terima kasih dan balas mendoakan kebaikan untuk sang peneror.
“Terima kasih doanya semoga juga sehat2 sekeluarga ya,” balas Khairul Umam.
Sang peneror yang terlihat terpancing kemudian mengancam akan keselamatan Khairul Umam tidak sampai lebaran besok.
“Aamiin kalau gak selamat soal nya taut kakak lewat gak lebaran,” balas sang peneror lagi.
Sang peneror juga terlihat mengirimkan pesan kepada petugas damkar itu seolah memberi peringatan akan keselamatannya dengan meminta Khairul Umam untuk terus menggunakan helm dinasnya.
“Ow hiya helm nya jangan lupa dipake trus buat ngelindungin kepala,” demikian pesan dari sang peneror.
Mendapati pesan itu, Khairul Umam kembali menanggapinya dengan santai. Dia bahkan terlihat membuat konten video tengah mandi namun tetap menggunakan helm dinas damkarnya yang berwarna merah.
Dalam video unggahan Khairul Umam pagi ini, terlihat dia mengguyurkan air ke arah kepalanya yang dilengkapi helm dinasnya.
“Jangan lupa mandi pagi ges,” demikian caption santai, ringan namun menohok dari Khairul Umam.
Sebagai informasi, belum lama ini Khairul Umam membuat sebuah video ‘sentilan’ terkait fungsi helm. Video ini dibuat bertepatan dengan kasus kekerasan yang menyeret anggota kepolisian kembali jadi sorotan publik. Kali ini seorang siswa MTs Negeri di Kota Tua Maluku bernama Arianto Tawakal yang berusia 14 tahun meninggal setelah dihantam helm taktikal oleh anggota Brimob Polda Maluku Bripda Masias Victoria Siahaya.
“Gue mau ngaish tau ini namanya helm. Gunanya itu buat melindungi kepala bukan buat ngancurin kepala. Katanya bulan puasa setan pada dipenjara kok masih ada,” sentil Khairul Umam dalam video tersebut.