Pengakuan Pelatih Ratchaburi FC Usai Singkirkan Persib Bandung dari AFC Champions League Two

Persib Vs Ratchaburi FC
Persib Vs Ratchaburi FC

 Ratchaburi FC melenggang ke babak perempatfinal AFC Champions League Two usai menyingkirkan Persib Bandung. Meski kalah 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Rabu malam, 18 Februari 2026, klub Thailand itu unggul agregat 3-1.

Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, secara terbuka mengakui kartu merah yang diterima striker Persib Bandung, Uilliam Barros, menjadi titik balik yang menguntungkan timnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden tersebut terjadi pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Rabu malam, 18 Februari 2026. Barros diganjar kartu merah usai melakukan tekel berbahaya terhadap bek tengah Ratchaburi, Jonathan Khemdee, dalam situasi yang sebenarnya tidak mengancam gawang Persib.

Akibat keputusan itu, tim asuhan Bojan Hodak harus bermain dengan 10 pemain sejak masa injury time babak pertama. Padahal, saat itu Persib tengah memegang momentum setelah unggul 1-0 lewat gol Andrew Jung pada menit ke-40.

“Ini pertandingan yang sulit. Lawan memberi tekanan besar dan kami sempat gugup,” ujar Worrawoot seusai laga.

“Namun kami bisa kembali mengontrol permainan. Poin terpenting adalah kartu merah itu. Setelah mereka kehilangan satu pemain, pertandingan menjadi lebih mudah bagi kami,” lanjutnya.

Kehilangan Barros membuat misi Persib untuk mengejar defisit agregat kian berat. Meski tetap berusaha menekan di babak kedua, jumlah pemain yang timpang menyulitkan Maung Bandung membongkar pertahanan rapat Ratchaburi yang fokus menjaga keunggulan agregat.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Persib tak berubah. Hasil tersebut tidak cukup membawa wakil Indonesia itu melaju ke perempat final karena pada leg pertama mereka kalah telak 0-3 di Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Worrawoot pun menegaskan, target utama Ratchaburi di Bandung memang menjaga hasil, terlebih kondisi fisik timnya tidak seideal pertemuan pertama.

“Secara fisik kami tidak seperti di leg pertama karena jadwal yang sangat padat. Kami baru bermain beberapa hari sebelum terbang ke sini,” ujarnya.

“Tujuan kami datang adalah mempertahankan keunggulan dan memastikan tiket ke babak berikutnya,” tutupnya.