ASIOP Luncurkan Jersey Musim 2026 dan Bus Terbaru, Eks Pelatih Timnas Ditunjuk Jadi Dirtek
ASIOP kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu akademi sepak bola terbaik di Indonesia. Bertempat di ASIOP Stadium (ASTA), Cempaka Putih, Jumat 6 Februari 2026 malam, akademi legendaris ini resmi meluncurkan jersey musim 2026 sekaligus bus terbaru dengan tema besar “Rise the World.”
Peluncuran tersebut menjadi simbol komitmen ASIOP dalam memperkuat pembinaan usia muda sekaligus meningkatkan profesionalisme infrastruktur pendukung akademi.
Dalam acara tersebut, ASIOP memperkenalkan jersey anyar hasil kolaborasi dengan Mills, serta menghadirkan bus baru yang akan menjadi bagian penting dalam mobilitas dan kenyamanan para pemain muda.
Acara berlangsung meriah dan sarat energi. Fashion show jersey terbaru, video peluncuran penuh makna, hingga kemunculan perdana bus ASIOP menjadi daya tarik utama. Konsep malam hari yang diusung menghadirkan atmosfer eksklusif sekaligus inovasi baru dalam peluncuran produk akademi sepak bola.
Presiden ASIOP, Ade Prima Syarif, menegaskan bahwa tema “Rise the World” mencerminkan visi jangka panjang ASIOP dalam mencetak pemain-pemain berkelas dunia.
“ASIOP Rise the World adalah mimpi dan harapan kami. Kami ingin anak-anak ASIOP bukan hanya bermimpi bermain di level dunia, tetapi juga mengangkat nama Indonesia melalui prestasi. Dari ASIOP, kami ingin terus melahirkan pemain yang memberi kontribusi nyata untuk Tim Nasional Indonesia,” ujar Ade.
ASIOP memang memiliki rekam jejak panjang dalam pembinaan talenta nasional. Sejumlah nama besar seperti Achmad Jufriyanto, Andritany Ardhiyasa, Adam Alis, Syamsir Alam, Egy Maulana Vikri, hingga Ji Da Bin merupakan lulusan ASIOP yang telah memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
Tak hanya bermakna secara filosofi, desain jersey ASIOP musim 2026 juga tampil spesial. Jersey ini mengusung motif yang terinspirasi dari bus terbaru ASIOP, menciptakan identitas visual yang kuat dan unik.
Jika diperhatikan lebih detail, terdapat gambar bus yang menyimpan momen bersejarah selebrasi juara Gothia Cup 2016, pencapaian monumental ASIOP sebagai akademi Indonesia pertama yang mampu menjadi juara dunia.
“Setiap jersey ASIOP selalu membawa cerita. Tahun ini kami merayakan 10 tahun juara Gothia Cup, sebuah sejarah besar bagi sepak bola usia muda Indonesia,” jelas Ade.
Tahun 2026 juga menjadi momentum penting karena menandai 29 tahun perjalanan ASIOP. Kehadiran bus baru semakin menegaskan transformasi akademi menuju standar profesional.
“Bus ini bukan sekadar alat transportasi. Ini adalah simbol perjalanan anak-anak ASIOP menuju mimpi yang lebih besar,” tambah Ade.
Dalam kesempatan tersebut, ASIOP juga mengumumkan sejumlah mitra strategis yang mendukung perjalanan mereka, di antaranya Sompo Insurance Indonesia, PAM Jaya, Bank Mandiri, Transtama Logistics, Ethiopian Airlines, Medira Medical Clinic, Panca Prima Maju Bersama, Inti Sukses Garmindo, dan Mills.
CEO Sompo Insurance Indonesia, Eric Nemitz, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi ASIOP dalam membangun ekosistem sepak bola usia muda yang berkelanjutan.
“Peluncuran jersey musim 2026 dan bus terbaru ini mencerminkan keseriusan ASIOP dalam membangun fondasi masa depan sepak bola Indonesia. Tema ‘Rise the World’ sangat sejalan dengan visi Sompo untuk tumbuh bersama masyarakat dan memberi dampak positif,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana. Ia menilai langkah ASIOP sejalan dengan penguatan ekonomi kreatif dan peran generasi muda.
“Sepak bola memiliki potensi besar mendorong ekonomi kreatif. Dari desain jersey, kolaborasi apparel lokal, hingga pengelolaan acara, semuanya membuka peluang nilai tambah bagi UMKM,” katanya.
Tak hanya itu, ASIOP juga memperkenalkan Direktur Teknik baru, Fakhri Husaini, yang resmi menggantikan pelatih asal Spanyol Pedro Banuelos, kini menjabat sebagai Penasihat Teknis ASIOP.
Fakhri Husaini dikenal sebagai legenda Timnas Indonesia dengan rekam jejak kuat dalam pembinaan usia muda. Kehadirannya diharapkan memperkuat filosofi kepelatihan ASIOP menuju level elite.
“ASIOP adalah akademi dengan sejarah dan visi yang jelas. ‘Rise the World’ bukan sekadar slogan, tapi target nyata yang harus dicapai lewat proses pembinaan yang konsisten dan berkarakter,” ujar Fakhri.
Ia menegaskan fokusnya membentuk pemain muda yang unggul secara teknis, kuat secara mental, dan memiliki identitas bermain yang jelas.
“Pembinaan usia muda adalah fondasi sepak bola nasional. Dari sinilah pemain yang siap bersaing di level tertinggi akan lahir,” pungkasnya.