Siswa SD di Bandung Sabet Juara 1 Neo Olympiad di AS, Langsung Diundang NASA
Natanael Wiraatmaja, seorang siswa kelas 3 SD dari SDK BPK Penabur Banda di Kota Bandung, baru saja mengharumkan nama Indonesia di tingkat global.
Bocah berbakat ini berhasil menyabet posisi juara dunia tingkat 2 (World Champion Level 2 atau Top 2) pada Grand Final Neo Science Olympiad (NSO) 2025 yang berlangsung di Orlando, Amerika Serikat.
Prestasi luar biasa itu membawanya mendapatkan undangan istimewa dari NASA.
Bersama ibunya, Natanael menghabiskan waktu sekitar delapan hingga sembilan hari di Amerika Serikat.
Ia sempat menjelajahi berbagai tempat sebelum menyaksikan langsung peluncuran roket.
Natanael Sebut Proses Belajar Simpel
Saat bertemu dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Pendopo Kota Bandung pada Jumat (6/2/2026), Natanael menceritakan proses sebelum ia mengikuti lomba.
"Belajarnya simpel saja. Itu (lomba sains) semua, sama matematika, 40 soal enggak susah," katanya di Pendopo, Kota Bandung, dikutip dari TribunJabar, Jumat (6/2/2026).
Menurut ibunya, Novita Setiawan, Natanael hanya belajar sekitar 30 menit setiap hari secara konsisten sesuai dengan minat dan kesukaannya.
Cara belajarnya pun fleksibel, kadang hanya membaca buku sains berbentuk komik, tidak selalu serius seperti pelajaran formal.
"Fokus sama apa yang dia minati, yang dia sukai, lalu konsisten. Nggak lama sih (belajarnya), sekitar 30 menit saja," jelas Novita.
Bentuk belajarnya juga bisa macam-macam, kadang cuma baca buku sains komik, nggak selalu harus belajar yang serius banget," tambahnya.
Perjalanan Natanael di dunia sains dimulai sejak kelas 1 SD ketika ia meraih medali emas di Olimpiade Sains Nasional.
"Puji Tuhan, waktu itu dapat gold medal. Dari situ kami tahu memang passion-nya di sains. Makanya makin sering ikut olimpiade. Puji Tuhan ada yang berhasil, ada yang achiever, beragam," jelas Novita.
Sejak kecil, Natanael memang sangat tertarik pada sains, terutama natural science. Orangtuanya selalu mendukung penuh karena melihat anaknya bahagia dan antusias.
"Karena dia suka dan happy, ya kami lanjutin saja sampai akhirnya ikut yang ini juga karena memang dia yang pengen," kata Novita.
"Dia sukanya sains, makanya kemarin ikutnya juga kategori natural science karena dari kecil memang suka belajar sains, dan kelihatannya anak ini memang tertarik di situ," tambahnya.
Wali Kota Bandung Farhan Bangga dengan Natanael
Wali Kota Muhammad Farhan menyatakan rasa bangganya karena Bandung melahirkan talenta muda seperti Natanael yang sudah berprestasi di kancah dunia.
Ia mengutip pesan Presiden tentang pentingnya mendukung anak-anak yang bercita-cita menjadi saintis sejak dini.
Farhan menekankan agar Natanael dibiarkan berkembang secara alami menjadi anak yang bahagia sehingga potensinya bisa maksimal di masa depan.
Ia melihat Natanael sebagai seorang prodigi yang masih dalam fase belajar dan tantangan akan semakin besar saat memasuki usia remaja.
"Saya secara pribadi juga memberikan hadiah sebuah buku, yaitu buku tentang sejarah berdirinya Republik Indonesia lewat sebuah revolusi," kata Farhan.
Ia berharap buku itu bisa memicu semangat literasi dan terus belajar.
"Yang paling penting, dia semangat belajar jangan pernah berhenti. Salah satu bentuk semangat belajar adalah membaca," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang