Kronologi Dua Warga Bandung Tewas Tertimbun Longsor Diduga Cari harta Karun

Warga tertimbun longsor di Antapani Kota Bandung
Warga tertimbun longsor di Antapani Kota Bandung

Dua orang warga tertimbun longsor bangunan bekas penggilingan di Jalan Sindang Barang, Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 5 Februari 2026. Dua warga MNH (Pria) dan RY (Perempuan) ditemukan tewas oleh tim penyelamat dari Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamat Kota Bandung, tertimbun longsor.

Berdasarkan kronologi tim penyelamat Damkar Kota Bandung, korban MNH diketahui sedang menggali tanah sedalam kurang lebih 2 meter yang direncanakan untuk dijadikan kolam renang. Informasi lain menyebutkan bahwa MNH menggali tanah karena sedang mencari harta karun di bangunan bekas penggilingan padi itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika MNH menyelesaikan penggalian tanah sedalam 2 meter, korban FH (perempuan) dan RY (perempuan) kemudian turun ke dasar galian. Tak lama berselang, terjadi kegagalan struktur pada lantai bangunan di sisi galian.

Tembok bekas dudukan mesin huller padi dengan volume 1,125 m³  dan bobot mencapai 1.125 kg runtuh seketika karena kondisi pondasi yang tidak stabil setelah tanah di bawahnya digali.

Reruntuhan material beton tersebut jatuh langsung ke dalam lubang dan menimpa MNH dan RY. Di saat bersamaan, material lantai di sisi lain juga ikut roboh dan mengenai  FH, namun FH berhasil menyelamatkan diri dari reruntuhan tersebut. 

"Jadi ketiga orang ini melakukan aktivitas di dalam galian lubang itu dan tertimpa oleh batu-batu beton bekas galian sehingga menyebabkan meninggal dunia 2 orang dan yang 1 lagi luka-luka, dan langsung diamankan di Polsek Antapani untuk diminta keterangan," kata Kabid  Penyelamatan Damkar Kota Bandung, Iman saat dikonfirmasi, Jumat, 6 Februari 2026. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kompol Anton mengatakan polisi masih menyelidiki motif para korban menggali tanah di lokasi tersebut. Termasuk menyelidiki apakah para korban sedang mencari harta karun atau memang sedang membuat kolam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lagi didalami  keterangan masing- pihak, nanti kita rilis terkait kejadian tersebut, setelah proses penyelidikan selesai dilaksanakan," kata Kompol Anton, Jumat.

Laporan: Cepi Kurnia/tvOne Bandung