Alasan Virgoun Bawa Anak-anak dari Inara Rusli, Demi Jaga Kondisi Mental
Alasan Virgoun membawa anak-anaknya dari Inara Rusli akhirnya terungkap. Melalui kuasa hukumnya, Andy Santika, Virgoun disebut mengambil langkah tersebut demi menjaga kondisi mental sang anak yang dinilai sedang tidak stabil. Faktor psikologis inilah yang menjadi dasar utama keputusan Virgoun, bukan niat untuk mengambil anak secara paksa seperti yang dituduhkan.
Isu ini mencuat setelah Virgoun dilaporkan oleh mantan istrinya, Inara Rusli, ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) terkait dugaan pengambilan paksa anak. Meski pemanggilan Komnas PA menjadi sorotan publik, Virgoun tidak hadir secara langsung dalam agenda klarifikasi tersebut. Namun, pihaknya menegaskan tetap menghormati proses yang berjalan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Virgoun
Kuasa hukum Virgoun, Andy Santika, menjelaskan bahwa pemanggilan Komnas PA dilakukan untuk menindaklanjuti laporan dari Inara. Ia menegaskan kliennya tidak menghindari proses hukum, melainkan terkendala oleh waktu pemanggilan yang dinilai terlalu mendadak.
“Kalau untuk panggilan dari Komnas PA itu kan terkait adanya permintaan dari saudara IR kan, terkait mengenai apa, pengambilan paksa anak,” ujar Andy Santika di kawasan Cinere, Depok pada Selasa, 3 Februari 2026.
Andy juga memastikan pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada Komnas PA sebagai bentuk tanggapan. Ketidakhadiran Virgoun, kata dia, bukan tanpa alasan.
“Intinya Virgoun memang tidak bisa hadir karena pertama, undangan itu sifatnya mendadak. Yang kedua memang ada pekerjaan yang nggak bisa ditinggalkan oleh klien kami, Virgoun,” jelasnya.
Terkait tudingan pengambilan paksa anak, Andy menilai persoalan tersebut masih perlu diklarifikasi secara menyeluruh. Menurutnya, belum bisa dipastikan apakah anak-anak dibawa secara paksa atau justru berdasarkan keinginan mereka sendiri.
“Kalau untuk pengambilan paksa kita juga belum ada yang tahu ya… Makanya mungkin nanti akan terbuka semua setelah ada klarifikasi minggu depan,” katanya.
Komnas PA juga menyoroti dugaan adanya pembatasan komunikasi antara anak-anak dan Inara. Namun, Andy mengaku belum menerima keterangan detail dari kliennya mengenai hal tersebut.
“Oh kalau untuk itu saya belum dapat keterangan sih dari Virgoun seperti apa,” ucapnya.
Meski demikian, Andy menegaskan bahwa berdasarkan pengakuan Virgoun, kondisi anak-anak saat ini dalam keadaan aman dan nyaman bersama sang ayah.
“Kalau pengakuan dari klien kami ya anak-anak merasa nyaman ya, gitu lho sama bapaknya,” ungkap Andy.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keputusan Virgoun membawa anak-anak semata-mata bertujuan untuk menenangkan kondisi psikis mereka.
“Mungkin mental dari anak terganggu, makanya Virgoun cobalah untuk menenangkan anak-anak,” jelasnya.
Meski hak asuh anak saat ini masih berada di tangan Inara Rusli, pihak Virgoun menegaskan bahwa seorang ayah tetap memiliki hak terhadap anak-anaknya. Karena itu, langkah hukum lanjutan tengah disiapkan.
“Ayah itu juga punya punya hak atas anak, makanya kita akan mengajukan gugatan nanti,” tegas Andy.
Pemanggilan ulang oleh Komnas PA dijadwalkan pada 9 Februari 2026. Pihak Virgoun memastikan akan hadir agar persoalan ini bisa segera terang, dengan kepentingan dan kondisi mental anak-anak tetap menjadi prioritas utama.