Persebaya Evaluasi Performa Selama Ramadhan, Pemain Diminta Jaga Kondisi Selama Libur Lebaran

Persebaya, Lebaran, Bajul Ijo, Persebaya Evaluasi Performa Selama Ramadhan, Pemain Diminta Jaga Kondisi Selama Libur Lebaran

Jeda kompetisi lanjutan pekan ke-26 Super League 2025-2026 dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk memberi waktu tim beristirahat sekaligus merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Tim Persebaya Surabaya langsung diliburkan setelah mengalami kekalahan telak 1-5 melawan Borneo FC pada pekan ke-25 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026).

Namun, masa libur tersebut tetap diiringi tanggung jawab bagi para pemain untuk menjaga kebugaran.

Masa libur ini menjadi kesempatan untuk memulihkan kondisi sekaligus mengevaluasi performa tim sebelum kembali menghadapi persaingan di liga domestik.

“Rencana kita akan melakukan latihan perdana lagi tanggal 23 Maret mendatang,” kata Media Officer Jonathan Yohvino kepada jurnalis termasuk Kompas.com.

Program Latihan Individu Selama Libur

Meski mendapat waktu libur untuk merayakan Lebaran, Malik Risaldi dkk tidak sepenuhnya bebas dari aktivitas latihan. Tim pelatih telah menyiapkan program individu yang harus dijalankan selama masa jeda.

“Pemain selama liburan dibagi ke dalam beberapa grup dan itu akan dimonitor oleh para pelatih. Jadi mereka dapat program individual juga,” ujar MO yang biasa disapa Vino itu.

Program tersebut dirancang untuk memastikan kondisi fisik pemain tetap terjaga meskipun tidak menjalani latihan bersama. 

“Coach Tavares menekankan kepada para pemain untuk menjaga kondisi tubuh,” imbuhnya.

Setelah masa libur berakhir, pemain tidak langsung menjalani latihan seperti biasa. Tim pelatih telah menyiapkan serangkaian tes untuk mengukur kondisi fisik pemain setelah beberapa waktu beristirahat.

“Jadi nanti setelah kita kumpul tanggal 23. Karena kita punya alat untuk mengetes segala macamnya,” ujar Jonathan Yohvino.

“Apabila ada yang melanggar, itu akan kena denda,” tambahnya.

Evaluasi Performa Selama Ramadan

Bagi klub berjuluk Bajul Ijo itu, masa jeda ini juga menjadi waktu penting untuk mengevaluasi performa tim yang belum stabil dalam beberapa pertandingan terakhir.

Persebaya, Lebaran, Bajul Ijo, Persebaya Evaluasi Performa Selama Ramadhan, Pemain Diminta Jaga Kondisi Selama Libur Lebaran

Pelatih Persebaya Surabaya di Super league 2025-2026, Bernardo Tavares asal Portugal.

Dalam lima laga terakhir, tim hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Catatan tersebut menjadi perhatian tim pelatih untuk segera melakukan pembenahan.

Sehingga, performa tim selama bulan Ramadhan menjadi sorotan. Dari empat pertandingan yang dijalani dalam periode tersebut, Persebaya hanya mengumpulkan empat poin.

Rangkaian hasil itu dimulai dengan kekalahan saat laga tandang melawan Persijap Jepara (1-3).

Setelah itu, Bruno Moreira dkk sempat meraih kemenangan tipis atas PSM Makassar (1-0).

Selanjutnya tim bermain imbang saat menjamu Persib Bandung (2-2) di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan menutup keda kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan kekalahan telak melawan tuan rumah Borneo FC (5-1).

Atas hasil tersebut tim menempati posisi ke-7 klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan perolehan 39 poin.

Membuat tim pelatih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki performa sebelum kembali melanjutkan laga pekan ke-26 Super League, Persebaya dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada awal April mendatang.

“Ya, hasilnya seperti yang dilihat. Respon dari manajemen ya kita tetap mengikuti perkembangan. Apa yang terjadi sudah teman-teman lihat semua,” pungkas Jonathan Yohvino.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang