Polri Sampaikan Duka Atas Wafatnya Meri Hoegeng
Mabes Polri menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Meriyati Roeslani Hoegeng, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, yang wafat di usia 100 tahun.
“Kami keluarga besar Polri turut berbelasungkawa yang mendalam. Semoga (almarhumah) husnul khatimah. Amin ya rabbal alamin,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir di Jakarta, Selasa.
Kabar meninggalnya Meriyati Hoegeng disampaikan oleh mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana.
Ia mengatakan, Meriyati meninggal dunia pada Selasa pukul 13.24 WIB karena sakit. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslan (kiri)
Secara terpisah, Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono mengatakan bahwa almarhumah akan dimakamkan di Taman Pemakaman Giri Tama di Desa Tonjong, Kabupaten Bogor, pada Rabu 4 Januari 2026.
"(Pemakaman) setelah zuhur," katanya.
Meriyati Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925 di Yogyakarta, Hindia Belanda. Meriyati merupakan anak dari pasangan dr. Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.
Meriyati menikah dengan Jenderal Hoegeng pada tahun 1946 dan dikaruniai tiga orang anak. (Ant)