Juara Thailand Masters 2026, PBSI Tetap Evaluasi Ganda Putri Baru Tiwi/Fadia
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian memberikan evaluasi terhadap pasangan ganda putri baru Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti meski berhasil meraih gelar juara pada ajang BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026.
Turnamen Thailand Masters 2026 menjadi event kedua bagi pasangan Tiwi/Fadia setelah pertama kali dipasangkan pada Indonesia Masters 2026 Super 500, sepekan sebelumnya. Gelar juara Super 300 tersebut menjadi awal positif dari kebijakan pergantian pasangan di sektor ganda putri.
“Harapan dari dilakukannya pergantian pasangan tentu adalah adanya peningkatan prestasi dibandingkan pasangan sebelumnya,” ujar Eng Hian dalam keterangan tertulis dilansir Antara.
Meski mengapresiasi pencapaian gelar juara, Eng Hian menegaskan bahwa hasil tersebut belum bisa dijadikan tolok ukur akhir dalam pembinaan jangka panjang. Menurutnya, masih banyak aspek yang perlu diperbaiki agar Tiwi/Fadia mampu bersaing secara konsisten di level turnamen yang lebih tinggi.
“Dari hasil evaluasi dan diskusi dengan pelatih sektor ganda putri, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi fisik maupun pola permainan,” kata Eng Hian.
Ia menilai peningkatan kondisi fisik dan kematangan pola permainan menjadi kebutuhan mendesak, mengingat persaingan di turnamen BWF World Tour Super 500 ke atas menuntut ketahanan serta kualitas permainan yang lebih stabil.
Selain Tiwi/Fadia, Eng Hian juga menyoroti performa pasangan ganda putri baru lainnya yang tampil di Thailand Masters 2026, yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
“Untuk pasangan Rachel/Febi serta Ana/Trias, kondisinya juga masih sama. Peningkatan dari sisi fisik dan pola permainan masih harus terus dilakukan karena hingga saat ini belum terlihat konsistensi kualitas permainan maupun prestasi yang dihasilkan,” ujarnya.
Eng Hian menegaskan PBSI tidak ingin terjebak pada hasil sesaat, melainkan fokus pada proses pembinaan berkelanjutan demi menghasilkan prestasi yang stabil di level internasional.
Evaluasi terhadap debut pasangan baru di sektor ganda putri ini menjadi bagian dari upaya PBSI dalam memperkuat fondasi regenerasi, seiring target peningkatan prestasi pada turnamen level Super 500 ke atas sebagai persiapan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan dimulai pada 2027.
Thailand Masters 2026 sendiri menjadi turnamen yang sukses bagi Indonesia. Selain gelar dari sektor ganda putri, Indonesia juga meraih gelar juara melalui Muhammad Zaki Ubaidillah di sektor tunggal putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di sektor ganda putra, serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di sektor ganda campuran. Indonesia total memborong empat gelar juara dan dua runner-up pada turnamen tersebut.