Sering Dapat Iklan di WhatsApp? Lakukan 7 Langkah Ini Sekarang

Iklan di WhatsApp
Iklan di WhatsApp

Iklan yang tiba-tiba muncul di WhatsApp kerap membuat pengguna merasa terganggu. Padahal, aplikasi pesan instan milik Meta tersebut sejatinya tidak menampilkan iklan resmi di dalam ruang obrolan pribadi. Lantas, dari mana asal iklan-iklan itu? Jawabannya, sebagian besar iklan di WhatsApp berasal dari pesan spam, status promosi, undangan grup tidak dikenal, hingga aplikasi pihak ketiga yang terhubung ke perangkat pengguna.

Langkah pertama dan paling efektif adalah memblokir serta melaporkan nomor pengirim iklan. Ketika menerima pesan promosi dari nomor yang tidak dikenal, pengguna cukup membuka chat tersebut, lalu mengetuk nama atau nomor pengirim. Setelah itu, pilih opsi blokir dan lanjutkan dengan laporkan. Dengan cara ini, nomor tersebut tidak hanya terputus dari akun pengguna, tetapi juga akan ditinjau oleh WhatsApp sebagai akun yang berpotensi melakukan spam. Alhasil, kemungkinan iklan serupa muncul kembali dapat ditekan.

Selain memblokir, mengarsipkan chat spam juga menjadi solusi praktis. Terutama jika iklan sering masuk dari nomor asing yang terus berganti. Pengguna dapat masuk ke menu Setelan WhatsApp, lalu memilih Privasi dan masuk ke bagian Chat. Aktifkan fitur arsipkan chat serta opsi tetap diarsipkan. Dengan pengaturan ini, chat promosi tidak akan lagi muncul di layar utama, meskipun ada pesan baru yang masuk.

Di sisi lain, iklan di WhatsApp juga sering datang melalui grup yang tidak dikenal. Oleh karena itu, membatasi siapa saja yang dapat menambahkan pengguna ke grup menjadi langkah penting berikutnya. Caranya cukup mudah. Masuk ke Setelan, pilih Privasi, lalu buka menu Grup. Di sini, pengguna bisa memilih opsi Kontak Saya atau Kontak Saya Kecuali. Nomor-nomor yang sering mengirim spam bisa dikecualikan sehingga tidak lagi bebas memasukkan pengguna ke grup promosi tanpa izin.

Halaman Selanjutnya
Tak hanya lewat chat dan grup, iklan juga kerap muncul di fitur Status WhatsApp. Biasanya, status promosi berasal dari akun bisnis atau nomor yang baru dikenal. Untuk mengatasinya, pengguna dapat menyembunyikan status dari akun-akun tersebut. Masuk ke tab Status, ketuk ikon titik tiga, lalu pilih setelan privasi status. Setelah itu, pilih Kontak Saya Kecuali dan tentukan akun promosi yang ingin dibatasi. Dengan begitu, status iklan tidak lagi tampil di linimasa.
img_title