Bupati Bandung Barat Ritchie Ismail Terpelosok Lumpur Saat Tinjau Lokasi Longsor Cisarua

Jeje Govinda Gabung PAN
Jeje Govinda Gabung PAN

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau yang dikenal sebagai Jeje Govinda, terlihat turun langsung ke lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Jawa Barat. Namun, di tengah kegiatan peninjauan yang berlangsung pada Sabtu, 24 Januari lalu, terjadi peristiwa tak terduga yang menimpa adik ipar Raffi Ahmad tersebut.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram Jeje, dirinya terlihat sempat terperosok dan terjebak di kubangan lumpur akibat tanah yang masih labil. Dirinya yang mengenakan jas hujan berwarna orange itu nampak ditarik sejumlah petugas yang mendampinginya.

Bahkan tak sekali beberapa kali Jeje dicoba ditarik oleh sejumlah petugas. Namun usaha tersebut tak membuahkan hasil dirinya sempat kesulitan berdiri dan bekali-kali kembali terperosok ke lumpur.

”Nyangkut euy kakinya,” kata Jeje dalam video yang viral di media sosial dikutip Senin 26 Januari 2026.

”Tarik ke belakang,” ujar sejumlah orang yang membantu Jeje.

”Kakinya nggak bisa keluar, punten,” kata Jeje.

Meski sempat terperosok dalam lumpur, akhirnya Jeje berhasil dievakuasi oleh petugas. Dia juga kembali terlihat melanutkan peninjauan di lokasi guna memastikan proses evakuasi warga berjalan optimal.

”Di tengah duka kami terus bekerja. Pencarian korban longsor di Pasirlangu masih dilakukan, posko darurat dibuka dan langkah mitigasi segera diperkuat. Mohon doa dari seluruh masyarakat agar para korban segera ditemukan dan situasi segera membaik,” tulis Jeje dikutip dari akun Instagramnya.

Kronologi Bencana Longsor.

Sementara itu, Jeje juga mengungkap kronologi insiden tersebut. Dijelaskannya bahwa inisden longsor terjadi pada 24 Januari 2026 dini hari. Disebutnya, warga sempat mendengar suara gemuruh sebelum banjir menerjang.

”Ada di kampung Pasirkuning dan Pasirkuda. Ini kejadiannya sekitar jam 03.00 dini hari tanggal 24 Januari 2026 diawali dengan gemuruh. Warga mendengar gemuruh kemudian tiba-tiba ada banjir yang luar biasa di sana,” kata dia dikutip dari tayangan YouTube.

Jeje juga mengungkap bahwa pencarian di lokasi cukup berat mengingat medan yang begitu berat. Dia juga mengaku sempat terperosok lantaran tanah di sana yang masih labil.

”Karena memang medannya sulit sekali, tanahnya labil ini tadi saya juga sempat terperosok. Jadi kita fokusnya tetap pencarian korban dan penyelamatan korban. Tentunya ini dibantu TNI-Polri, BPBD, perangkat desa, perangkat kecamatan dan relawan. Kami juga memastikan terus menjaga keselamatan karena medannya cukup berat,” kata dia.

Data Korban Jiwa

Berdasarkan keterangan BPBD Provinisi Jawa Barat bencana di Cisarua telah menimun sekitar 30 rumah yang berada di dua RT yakni RT 05, RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.  Sementara itu, jika mengacu pada data keseluruhan sebanyak 113 jiwa yang terdampak longsor tersebut. 23 orang ditemukan selamat, sehingga kini tersisa 65 orang lagi yang masih belum ditemukan sejak kejadian insiden terjadi.