BMKG: Prakiraan Cuaca 18 Januari 2026, Ini Wilayah Berpotensi Hujan hingga Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi prakiraan cuaca di Indonesia pada Minggu (18/1/2026).
Berdasarkan keterangan BMKG pada Sabtu (17/1/2026), sebagian besar provinsi di Indonesia berpotensi dilanda hujan hingga angin kencang pada 18 Januari 2026.
Untuk itu, masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut.
Latar Belakang Prakiraan Cuaca 18 Januari 2026
BMKG menjelaskan, Siklon Tropis Nokaen diprediksi dalam 24 jam ke depan akan berada di wilayah Laut Filipina Utara-Sulawesi Utara.
Dalam 48-72 jam ke depan, diperkirakan intensitasnya tetap persisten pada kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan tekanan minimum 998 hectopascal dengan arah pergerakan ke arah timur laut menjauhi wilayah Indonesia.
Siklon Tropis Nokaen tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di wilayah Laut Filipina, Filipina bagian utara serta membentuk pertemuan angin dan perlambatan angin di sekitar Siklon Tropis Nokaen tersebut.
Kemudian Bibit Siklon Tropis 96S diprediksi berada di wilayah Samudera Hindia selatan Jawa dengan kecepatan angin maksimum sebesar 15-20 knot yang diprediksi dalam 48-72 jam ke depan sirkulasi mulai terlihat lebih melebar dan kecepatan angin maksimum mulai menurun kembali menjadi 15 knot atau 28 km per jam, terutama di sektor tenggara selatan Sistem.
Potensi menjadi Siklon Tropis dalam kategori peluang rendah dan dalam 24 jam ke depan dengan arah pergerakan perlahan ke barat.
Bibit Siklon Tropis 96S tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di wilayah Samudera Hindia selatan Jawa serta membentuk pertemuan dan perlambatan angin di sekitar Bibit Siklon Tropis 96S tersebut.
Terpantau juga Bibit Siklon Tropis 97S yang diprediksi berada di wilayah pesisir utara Australia sebelah barat Teluk Carpentaria dengan peningkatan kecepatan angin maksimum hingga lebih dari 20 knot terutama di sebelah utara pusat sirkulasi dengan pergerakan cenderung stasioner lalu ke arah barat-barat laut.
Dalam 48-72 jam ke depan, sistem diperkirakan persisten dan meningkat perlahan seiring pergerakannya menuju wilayah perairan sebelah barat laut Australia. Namun, potensi menjadi Siklon Tropis dalam kategori peluang rendah dalam 24 jam ke depan.
Sirkulasi siklonik lainnya juga diprediksi berada di Samudera Hindia barat daya Bengkulu yang membentuk daerah konvergensi dari Samudera Hindia barat daya Sumatera Barat hingga barat daya Lampung dan di sekitar sirkulasi siklonik.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Siklon Tropis, Bibit Siklon Tropis, sirkulasi siklonik, dan sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan hingga Angin Kencang 18 Januari 2026
Menurut BMKG, kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.
Berikut daftar provinsi dengan potensi hujan hingga angin kencang pada 18 Januari 2026:
1. Wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat
- Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua
2. Wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat
- Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
3. Wilayah berpotensi angin kencang
- Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara.