Inara Rusli Minta Mawa Selesaikan Masalah Rumah Tangga Bertiga, Tak Libatkan Keluarga Besar
Inara Rusli mengungkap keinginannya untuk menyelesaikan konflik rumah tangga secara dewasa dan tertutup. Mantan istri Virgoun tersebut menegaskan bahwa ia sejak awal berharap persoalan ini bisa dibicarakan hanya bertiga, yakni dirinya, Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi, tanpa melibatkan keluarga besar maupun konsumsi publik yang berlebihan.
Menurut Inara, situasi menjadi semakin rumit ketika Mawa justru membawa keluarga besarnya dalam upaya penyelesaian masalah. Hal itu membuat persoalan yang seharusnya bersifat personal melebar ke mana-mana dan menjadi konsumsi publik secara masif. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Insanul Fahmi dan Inara Rusli
“Aku bilang ini aku kasih lihat ini kenapa jadi begini? Kan kita maunya nyelesain ini bertiga nih. Kenapa jadi ramai orang semua jadi tahu maksudnya gimana posisi aku coba?” ungkap Inara saat berbincang dengan Denny Sumargo yang dikutip dari YouTube pada Jumat, 9 Januari 2025.
Ia mengaku kebingungan karena akses komunikasi langsung dengan Mawa juga tertutup. Inara menyebut dirinya kesulitan untuk bertemu secara langsung, bahkan untuk sekadar menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf.
“Aku mau ngomong langsung lewat mana coba? Lewat DM kayak gitu responnya. Mau ketemu nggak bisa. Tapi sampai hari ini loh, sampai hari ini aku nggak bisa ketemu,” lanjutnya.
Inara menegaskan bahwa berbicara di depan kamera bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik rumah tangga. Ia menilai langkah paling bijak adalah duduk bersama dan mencari jalan keluar tanpa tekanan pihak luar.
“Tapi kan kalau aku cuman ngomong di depan kamera itu kan nggak menjadi solusi. Sedangkan kan kalau memang mereka mau mencari solusi… harusnya kan duduk bertiga itu yang paling bijak,” kata Inara.
Ia juga menyesalkan bagaimana konflik ini akhirnya menjadi konsumsi nasional, bahkan internasional. Dampaknya, nama dan profil pribadinya disorot secara masif di media sosial.
“Kenapa harus melibatkan semua orang bahkan se-Indonesia raya bahkan sampai ke luar negeri sampai profil aku divisit 420 juta orang,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Inara mengungkap bahwa dirinya sebenarnya tidak menyimpan dendam. Ia bahkan mengaku memahami posisi Mawa sebagai perempuan yang juga tersakiti, karena dirinya pernah berada di posisi yang sama.
“Dan aku nggak ngerasa aku enggak sama sekali sampai hari ini aku demi Allah aku nggak ngerasa dendam,” tutur Inara.
Ia juga menegaskan bahwa sejak awal tidak pernah berniat menyakiti siapa pun atau mencari validasi publik atas apa yang terjadi. Menurutnya, konflik ini seharusnya tidak berkembang menjadi pertarungan opini di ruang publik.