Sarwendah Minta Ruang dan Waktu untuk Selesaikan Masalah Pribadi Secara Kekeluargaan

Sarwendah
Sarwendah

Sarwendah menyampaikan permintaan maafnya menyusul dengan video kontroversial yang viral belakangan ini. Seperti diketahui Sarwendah sempat dikritik menyusul dengan pernyataan yang dianggap menyindir Ruben Onsu saat melakukan siaran langsung. 

Dalam video yang beredar luas, ia menyinggung nominal Rp200 juta yang belakangan dikaitkan dengan persoalan nafkah anak pasca perceraian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan kesalahan saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari kata-kata saya tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut," kata Sarwendah dalam video yang diunggahnya di akun Instagram miliknya, Jumat 5 Juni 2026.

Dalam video itu, Sarwendah juga menyampaikan sejumlah permintaan maaf kepada semua pihak terutama kepada anak-anaknya. Dia menyebut bahwa polemik yang terjadi di antara orang dewasa ini ikut menyeret anak-anaknya ke dalam pemberitaan.

"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa mereka tidak seharusnya dibawa pemberitaan yang beredar," sambung dia.

Sarwendah juga berjanji akan terus berusaha untuk melindungi dan mengutamakan anak-anaknya.

"Sebagai seorang ibu saya akan berjanji akan terus berusaha untuk menjadi ibu yang melindungi, merawat dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka," sambung dia.

Dalam video tersebut, Sarwendah juga memohon agar publik memberinya ruang dan waktu untuk menyelesaikan persoalan pribadinya secara kekeluargaan.

"Saya mohon kepada semua berikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan. Saya percaya setiap persoalan memiliki penyelesaiannya masing-masing dan saya memilih menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang. Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan keebaikan ke depannya," kata dia

Berikut ini bunyi pernyataan lengkap permintaan maaf Sarwendah yang diunggah di akun Instagramnya.

"Halo semuanya, saya Sarwendah. Melalui video ini saya ingin menyampaikan beberapa hal. Pertama-tama izinkan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, keluarga besar, teman-teman, dan para penggemar yang selama ini selalu setia menemani perjalanan saya.

Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan kesalahan saya menyadari potongan video yang beredar tersebut sudah membuat kegaduhan di media sosial. Saya menyadari kata-kata saya tidak menunjukkan kebaikan maupun kerendahan hati. 

Hal-hal yang seharusnya cukup diselesaikan di ruang lebih tenang kini turut menyita perhatian dan energi dari banyak pihak. Oleh karena itu saya minta maaf dari lubuk hati saya kepada semuanya

Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan terhadap semua yang telah terdampak oleh karena hal tersebut. Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa mereka tidak seharusnya dibawa pemberitaan yang beredar. 

Sebagai seorang ibu saya akan berjanji akan terus berusaha untuk menjadi ibu yang melindungi, merawat dan mengutamakan kebahagiaan dan masa depan mereka. Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran karena ini saya juga mohon maaf. Terima kasih telah menaruh pengertian, perhatian dan kekuatan bagi saya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya, karena kalian saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian. Saya tidak tau harus apalagi selain ucapan terima kasih yang tulus ini, temani saya terus ya dalam proses menjadi pribadi yang lebih baik. Percayalah saya tidak ingin mengecewakan kepercayaan yang telah kalian berikan selama ini dan ke depan saya akan lebih bijak lagi mengenal dampak yang bisa saya perbuat di ruang publik.

Saya mohon kepada semua berikan ruang dan waktu bagi saya menyelesaikan urusan pribadi saya ini dengan lebih baik secara kekeluargaan dan penuh kedewasaan. Saya percaya setiap persoalan memiliki penyelesaiannya masing-masing dan saya memilih menempuhnya dengan kepala dingin serta hati yang lebih lapang. Doa saya agar kita semua diberi ketabahan dan keebaikan ke depannya"