Kondisi Terkini Firman Nugraha, Korban Tendangan Kungfu Pemain PS Putra Jaya di Liga 4
Kompetisi Liga 4 tengah menjadi sorotan usai insiden tendangan kungfu yang dilakukan pemain PS Putra Jaya Pasuruan, Hilmi Gimnastiar terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha.
Manajemen Perseta memastikan Firman mengalami cedera serius setelah insiden itu. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan cedera tersebut bukan sekadar benturan biasa, terdapat retakan pada tulang rusuk korban.
Manajer Perseta 1970 Tulungagung, Rudi Iswahyudi, menjelaskan insiden bermula saat Firman terlibat duel perebutan bola. Dalam situasi tersebut, Firman terkena tendangan keras di bagian dada yang membuatnya langsung terkapar di lapangan pada menit ke-72.
Tim medis dan official mengevakuasi pemain Perseta 1970 Firman Nugraha
“Firman terkena tendangan keras di bagian dada. Setelah kejadian itu, kondisinya sempat kejang dan harus mendapatkan perawatan di ambulans,” ujar Rudi Selasa, 6 Januari 2026.
Insiden tersebut sempat memicu ketegangan di lapangan dan menimbulkan kekhawatiran dari tim pelatih serta ofisial Perseta. Tim medis segera memberikan penanganan di sisi lapangan agar kondisi pemain tetap stabil.
Meski telah mendapat perawatan awal, Firman tidak langsung dibawa ke rumah sakit usai pertandingan. Ia memilih menjalani pemulihan sementara bersama tim. Namun, kondisi fisiknya justru memburuk beberapa jam kemudian.
Pada malam hari, Firman mengeluhkan sesak napas kepada ofisial tim. Menyadari risiko yang muncul, manajemen segera mengambil langkah cepat dengan membawa sang pemain ke fasilitas medis untuk pemeriksaan lanjutan.
Hasil rontgen menunjukkan adanya retakan pada tulang rusuk bagian bawah. Temuan tersebut membuat cedera Firman masuk dalam kategori serius dan berisiko jika tidak ditangani dengan tepat.
“Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya retakan pada tulang rusuk bagian bawah. Kondisi ini masuk kategori cedera serius dan berisiko,” ungkap Rudi.
Aksi Keji Pemain Putra Jaya Pasuruan, Hilmi Gimnastiar tendang dada lawan
Berdasarkan hasil medis tersebut, manajemen Perseta memutuskan menghentikan seluruh aktivitas Firman. Klub memastikan sang pemain akan menjalani istirahat total hingga dinyatakan pulih sepenuhnya oleh tim medis.
Saat ini, Firman masih berada dalam pengawasan tim medis. Manajemen menegaskan tidak akan mengambil risiko apa pun terkait kondisi pemain, terlebih di tengah padat dan ketatnya persaingan Liga 4 Jawa Timur.