Pakar: Kepercayaan disebagai Modal Ekonomi Baru
Kini, kepercayaan tidak lagi sekadar nilai sosial, melainkan telah bertransformasi menjadi modal ekonomi baru yang menentukan arah pasar, investasi, dan pertumbuhan komunitas. Perspektif ini mengemuka dalam PropertyGuru Asia Real Estate Summit (ARES) 2025 yang diselenggarakan pada 11-13 Desember 2025 di Bangkok, Thailand.
Forum tahunan ini mempertemukan pemimpin industri properti, teknologi, dan desain dari kawasan Asia Pasifik. Mengusung tema Trusted Marketplaces and Thriving Communities, para pakar menyoroti bagaimana kepercayaan menjadi fondasi utama dalam menghadapi kompleksitas ekonomi global, disrupsi teknologi, hingga tantangan keberlanjutan.
Ketika kepercayaan dibangun secara konsisten m transparansi, teknologi yang bertanggung jawab, dan desain yang berorientasi manusia maka tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Bukan hanya bagi industri properti, tetapi bagi seluruh ekosistem bisnis dan masyarakat.
Pakar dalam Acara PropertyGuru Asia Real Estate Summit (ARES) 2025
Berikut sejumlah poin kunci yang menjelaskan mengapa kepercayaan kini dipandang sebagai aset ekonomi strategis.
1. Penentu Kualitas Keputusan Ekonomi
General Manager PropertyGuru Asia Property Awards and Events, Jules Kay, menegaskan bahwa kepercayaan berbanding lurus dengan kualitas keputusan ekonomi. Dalam konteks pasar yang semakin kompleks, kepercayaan memengaruhi cara pelaku usaha, investor, dan konsumen mengambil keputusan.
“Ketika keputusan diambil berdasarkan kepercayaan, kualitas keputusan tersebut meningkat, dan komunitas pun berkembang,” ujar Jules Kay, dikutip dari keterangan tertulis pada Jumat, 2 Januari 2025.
2. Mengurangi Ketidakpastian Pasar
Di era digital, informasi berlimpah justru sering memicu ketidakpastian. Platform belanja daring alias marketplace yang kredibel berperan sebagai penyeimbang.
“Tugas kami di PropertyGuru lebih dari sekadar menampilkan listing properti. Kami ingin mengurangi ketidakpastian dan membangun kepercayaan,” kata Jules Kay.
Penyelenggraan ARES 2025 menegaskan peran platform properti modern tidak lagi sekadar menampilkan listing, melainkan mengurangi asimetri informasi dan membangun rasa aman bagi pengguna. Sejalan dengan itu, laporan McKinsey & Company menunjukkan bahwa transparansi data dan kredibilitas platform menjadi faktor utama yang meningkatkan kepercayaan konsumen dalam transaksi bernilai besar, seperti properti.
3. Keberhasilan Transformasi Ekonomi Digital
ARES 2025 memperlihatkan bahwa irisan antara properti, teknologi, dan desain bermuara pada satu hal: kepercayaan pengguna. Dalam sesi diskusi mengenai keamanan data di tengah adopsi kecerdasan buatan menegaskan bahwa inovasi tanpa kepercayaan justru berpotensi menciptakan risiko baru. Isu ini menguatkan temuan World Economic Forum, yakni kepercayaan (trust) sebagai prasyarat utama keberhasilan transformasi digital.
4. Meningkatkan Loyalitas Konsumen
Selanjutnya dalam Panel bertajuk The Brand Premium mengulas bagaimana branded residences menciptakan nilai tambah bukan hanya dari bangunan fisik, tetapi dari reputasi dan konsistensi merek. Kepercayaan terhadap brand hospitality global terbukti meningkatkan daya tarik investasi dan loyalitas konsumen.
5. Fondasi Kota Tangguh dan Berkelanjutan
Diskusi mengenai kota tangguh di era ekonomi digital menempatkan kepercayaan sebagai fondasi kebijakan publik dan pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan komunitas hanya dapat berjalan efektif jika dilandasi kepercayaan. Laporan OECD on Urban Resilience menegaskan, kepercayaan publik mempercepat adopsi kebijakan hijau dan investasi jangka panjang.
6. Memberikan Rasa Aman untuk Konsumen
Tema thriving communities dalam ARES 2025 menyoroti bahwa komunitas tidak bisa berkembang tanpa rasa aman. Pendekatan human-centric yang diangkat ARES 2025 menegaskan bahwa kepercayaan menciptakan lingkungan di mana individu lebih berani berpartisipasi, berinvestasi, dan berkolaborasi. Hal ini sejalan dengan riset World Bank yang menyebut kepercayaan sosial (social trust) sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
7. Jadi Modal Utama Kesuksesan Pasar
ARES 2025 menempatkan kepercayaan bukan sebagai pelengkap, melainkan modal utama dalam ekosistem ekonomi modern. Dalam lanskap Asia yang menghadapi tantangan geopolitik, digitalisasi, dan perubahan iklim, kepercayaan menjadi penentu apakah pasar dapat bertahan dan komunitas dapat berkembang.
“ARES menjadi ruang kolaborasi di mana teknologi dan desain bersatu untuk mendorong keuangan berkelanjutan, pemanfaatan data yang human-centric, serta kebijakan yang melahirkan inovasi berdampak,” tegas Jules Kay.