Mengapa Michelin Hapus Green Star, Penghargaan untuk Koki Ramah Lingkungan?

Green Star, Michelin Guide, Mindful Voices, bintang Michelin, keberlanjutan, Mengapa Michelin Hapus Green Star, Penghargaan untuk Koki Ramah Lingkungan?

Panduan restoran dan hotel Michelin Guide dilaporkan menghapus Green Star, penghargaan untuk koki yang mengolah bahan-bahan ramah lingkungan dan mengurangi limbah. 

Adapun para pemenang Green Star nantinya tak boleh mempromosikan bahwa mereka meraih penghargaan tersebut. Padahal sebelumnya mereka memperoleh plakat hijau untuk dipajang di restoran, serta boleh menampilkan bintang di situs web resmi mereka. 

"Pada saat yang sama (1 Juni 2026), program Green Star, yang semula hanya berlaku untuk bidang kuliner, akan dihentikan," tulis pengumuman dari laman Michelin Guide, dilansir Sabtu (30/5/2026).

Michelin hapus Green Star untuk koki ramah lingkungan

Perubahan pendekatan dan Mindful Voices

Green Star, Michelin Guide, Mindful Voices, bintang Michelin, keberlanjutan, Mengapa Michelin Hapus Green Star, Penghargaan untuk Koki Ramah Lingkungan?

Michelin Guide dilaporkan menghapus Green Star, penghargaan untuk koki yang mengolah bahan ramah lingkungan. Apa alasan di baliknya?

Dalam situs web resminya, Michelin Guide tak menjelaskan dengan gamblang alasan di balik penghapusan Green Star, yang diluncurkan pada tahun 2020.

Namun, hal tersebut berkaitan dengan perubahan pendekatan dan lahirnya inisiatif editorial bernama Mindful Voices. 

"Michelin Guide ingin menegaskan kembali dengan jelas komitmennya terhadap pendekatan yang lebih bertanggung jawab dalam bidang gastronomi. Visi panduan ini terus berkembang menuju ekspresi yang lebih luas dan universal, yang saat ini mencakup tiga pilar keunggulan kami: Gastronomi, hospitality, dan wine (anggur)," jelas juru bicara Michelin Guide, dilansir dari The Guardian.

"Dalam konteks ekspansi internasional yang kuat ke lebih dari 60 destinasi, peluncuran Mindful Voices tidak boleh dipandang sebagai langkah mundur, melainkan sebagai kemajuan yang dirancang untuk memperkuat komitmen ini," tambah dia. 

Adapun Mindful Voices, yang akan diluncurkan bertahap mulai Senin (1/6/2026), menyoroti individu yang dinilai menjadi pelopor sejumlah pendekatan baru di bidang gastronomi, hospitality, dan wine

Green Star, Michelin Guide, Mindful Voices, bintang Michelin, keberlanjutan, Mengapa Michelin Hapus Green Star, Penghargaan untuk Koki Ramah Lingkungan?

Michelin Guide dilaporkan menghapus Green Star, penghargaan untuk koki yang mengolah bahan ramah lingkungan. Apa alasan di baliknya?

Mindful Voices dinilai lebih baik dalam menangkap bidang gastronomi, hospitality, dan wine. Inisiatif ini akan menekankan dan membagikan cerita dari para koki, hoteliers, dan produsen wine

"Mindful Voices akan menjadi wadah bagi semua pihak yang sedang mengubah paradigma di bidangnya masing-masing," tutur International Director of the Michelin?Guides, Gwendal Poullennec.

Nantinya, inisiatif ini akan bisa diakses di seluruh platform Michelin Guides, seperti situs web, aplikasi, media sosial, dan bentuk cetak, ditambah ficer in-depth di majalah Michelin Guide

Tidak hanya itu, para individu yang dibahas dalam inisiatif tersebut juga akan diundang sebagai tamu dalam beberapa acara penting dari Michelin Guide. 

Kendati demikian, inisiatif tersebut tidak akan memberikan penghargaan resmi apa pun kepada restoran yang ditampilkan. Dengan demikian, restoran-restoran tersebut tidak menganggapnya sebagai pengganti bintang.

Bikin para pemenang kecewa

Green Star, Michelin Guide, Mindful Voices, bintang Michelin, keberlanjutan, Mengapa Michelin Hapus Green Star, Penghargaan untuk Koki Ramah Lingkungan?

Michelin Guide dilaporkan menghapus Green Star, penghargaan untuk koki yang mengolah bahan ramah lingkungan. Apa alasan di baliknya?


Keputusan Michelin yang terbilang mendadak ini membuat banyak koki sekaligus pemenang Green Star kecewa. Salah satunya adalah Piers Millburn, pemilik Plythouse Kitchen Garden di Wiltshire, Inggris, yang meraih Green Star tahun 2025.

"Kami merasa Michelin bertindak tanpa tanggung jawab dengan membangun platform bagi bisnis untuk berkembang demi meraih penghargaan, lalu tiba-tiba mencabutnya. Kami sangat bangga dengan penghargaan itu dan kini kami merasa kecewa oleh mereka," jelas Millburn.

Menurut Millburn, penghapusan Green Star disebabkan karena bintang hijau terlalu mirip dengan bintang Michelin.

Bila bintang yang satu diberikan atas dasar keberlanjutan, bintang yang lain diberikan kepada restoran mewah yang memenuhi kriteria ketat terkait kualitas masakan dan pelayanan.

"Sejujurnya, ada sedikit kebingungan mengenai bintang hijau. Orang-orang datang dan berkata, 'Kami dengar Anda memiliki bintang Michelin'. Sejak awal, branding untuk bintang tersebut tidak tepat, bentuknya terlalu mirip dengan bintang Michelin," jelas dia. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang