Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

 BYD menjadi salah satu merek mobil Cina yang mulai menjual mobil listrik dengan bantuan insentif impor dari pemerintah.

Berkat hal tersebut, BYD bisa menjual lini kendaraannya dengan harga kompetitif meskipun seluruhnya masih diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU).

Perlu diketahui, BYD resmi masuk pasar Indonesia di awal 2024. Saat itu mereka memperkenalkan tiga produk utama yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal.

Ketiganya mengisi segmen berbeda. Dolphin dikategorikan sebagai hatchback, Atto 3 Sport Utility Vehicle (SUV) sementara Seal merupakan sedan listrik.

Mobil China Mulai Ancam Dominasi Jepang di RI, PR Rakit Lokal Dimulai Tahun Ini, Rapor Penjualan BYD dan Denza di Indonesia 2024-2025 (Total: 60.300 unit), BYD (Januari-Desember 2024), BYD (Januari-November 2025), Denza (Januari-November 2025)

Ditelusuri di data retail (distribusi dari diler ke konsumen) Gaikindo, BYD baru mulai mengirimkan unit ke pembeli mulai Juli 2024.

Di tahapan pertama itu penjualan BYD tembus 2.047 unit sepanjang Juli 2024. Angka tersebut bahkan melampaui capaian sejumlah brand mobil Cina lain seperti MG, 523 unit di periode yang sama.

Pada Agustus 2024 angkanya meningkat ke 2.369 unit. Turun di September menjadi 1.788 unit, namun di Oktober sampai Desember konsisten di kisaran 2.000 unit per bulan.

Hasilnya, dalam waktu enam bulan penjualan BYD secara retail tembus 13.964 unit. Lagi-lagi membalap brand Cina lain di periode itu.

Pencapaian BYD tidak berhenti di sana. Di 2025 berbagai model baru dihadirkan, termasuk mobil listrik mungil Atto 1 atau dikenal sebagai Seagull di beberapa negara.

Kehadiran BYD Atto 1 sendiri terbukti mendongkrak penjualan BYD. Capaian mereka melonjak ke 9.732 unit pada Oktober 2025 dan 8.243 unit di bulan berikutnya.

Di periode Januari-November 2025, penjualan BYD tercatat 39.289 unit, mengamankan market share sebesar 5,3 persen.

Ini membuat BYD jadi merek mobil terlaris ketiga di Indonesia pada November 2025, berada tepat di belakang Toyota dan Daihatsu.

Ditambah lagi kehadiran sub merek premium mereka, Denza. Berbekal satu model, Denza D9 menyumbangkan penjualan sebesar 7.047 unit.

PR Rakit Lokal Dimulai Tahun Ini

Sebagai bagian dari kesepakatan pemberian insentif impor, manufaktur kemudian harus mulai merakit lokal lini kendaraan pilihannya sesuai jumlah tertentu.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 6 Tahun 2023.

Regulasi tersebut mengatur Pedoman dan Tata Kelola Pemberian Insentif Impor dan/atau Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Dalam Rangka Percepatan Investasi.

Penjualan BYD, PR Rakit Lokal Dimulai Tahun Ini, Rapor Penjualan BYD dan Denza di Indonesia 2024-2025 (Total: 60.300 unit), BYD (Januari-Desember 2024), BYD (Januari-November 2025), Denza (Januari-November 2025)

Lebih rinci soal kewajiban perakitan lokal turut disinggung di Pasal 2. Berikut adalah ketentuannya.

“Pelaku Usaha dapat diberikan insentif atas KBL Berbasis Baterai CKD Roda Empat, dengan jumlah tertentu yang akan dirakit di Indonesia dengan capaian TKDN paling rendah 20% (dua puluh persen) dan paling tinggi kurang dari 40% (empat puluh persen), dalam jangka waktu pemanfaatan insentif,” bunyi aturan tersebut.

BYD nantinya harus merakit kendaraan sesuai jumlah impor yang terjual ke konsumen. Maka angkanya adalah sekitar 60 ribu unit.

Jika tidak, maka bank guarantee milik BYD hangus dan ada potensi harga mobil listrik impor mengalami kenaikan harga.

Rapor Penjualan BYD dan Denza di Indonesia 2024-2025 (Total: 60.300 unit)

BYD (Januari-Desember 2024)

  • Juli, 2.047 unit
  • Agustus, 2.389 unit
  • September, 1.788 unit
  • Oktober, 2.587 unit
  • November, 2.833 unit
  • Desember, 2.310 unit

Total: 13.964 unit

BYD (Januari-November 2025)

  • Januari, 1.005 unit
  • Februari, 1.488 unit
  • Maret, 2.870 unit
  • April, 3.531 unit
  • Mei, 2.639 unit
  • Juni, 2.172 unit
  • Juli, 2.872 unit
  • Agustus, 2.746 unit
  • September, 2.036 unit
  • Oktober, 9.732 unit
  • November, 8.243 unit

Total: 39.289 unit

BYD Atto 1, PR Rakit Lokal Dimulai Tahun Ini, Rapor Penjualan BYD dan Denza di Indonesia 2024-2025 (Total: 60.300 unit), BYD (Januari-Desember 2024), BYD (Januari-November 2025), Denza (Januari-November 2025)

Denza (Januari-November 2025)

  • Januari, 0 unit
  • Februari, 519 unit
  • Maret, 1.801 unit
  • April, 847 unit
  • Mei, 798 unit
  • Juni, 1.128 unit
  • Juli, 423 unit
  • Agustus, 542 unit
  • September, 369 unit
  • Oktober, 330 unit
  • November, 290 unit

Total: 7.047 unit