BMKG: Prakiraan Cuaca 21 Januari 2026, Ini Provinsi Berpotensi Hujan Lebat

BMKG, hujan, angin kencang, BMKG: Prakiraan Cuaca 21 Januari 2026, Ini Provinsi Berpotensi Hujan Lebat, 1. Provinsi berpotensi hujan sedang hingga lebat, 2. Provinsi berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat, 3. Provinsi berpotensi hujan sangat lebat hingga ekstrem, 4. Provinsi berpotensi angin kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan prakiraan cuaca di provinsi-provinsi Indonesia pada Rabu (21/1/2026).

Berdasarkan keterangan BMKG pada Selasa (20/1/2026), sebagian besar provinsi di Indonesia diprediksi akan dilanda hujan hingga angin kencang.

Untuk itu, masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tersebut.

Dinamika Atmosfer Indonesia

BMKG menjelaskan, Siklon Tropis Nokaen diprediksi berada di wilayah Laut Filipina sebelah timur Laut Manila dengan kecepatan angin maksimum 35 knot, tekanan udara minimum 1000 hectopascal dengan pergerakan ke arah timur.

Dalam 48-72 jam ke depan, diperkirakan intensitasnya melemah menjadi low pressure area dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan minimum 1.004 hectopascal dengan arah pergerakan ke arah selatan hingga tenggara.

Siklon Tropis Nokaen tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di wilayah Laut Filipina, Filipina bagian utara, dan Samudera Pasifik timur Filipina, serta membentuk pertemuan angin atau konfluensi dan perlambatan angin atau konvergensi di sekitar Siklon Tropis Nokaen tersebut.

Kemudian, Bibit Siklon Tropis 97S diprediksi berada di wilayah Laut Timur. Sistem ini diperkirakan akan cenderung persisten baik, pola sirkulasi maupun kecepatan angin maksimumnya dengan arah gerak perlahan ke barat.

Prediksi 24-48 jam ke depan, intensitas sistem berpotensi kembali menguat seiring memasuki perairan lepas pantai barat Laut Kimberley dengan pergerakan ke arah tenggara. Potensi Bibit 97S menjadi Siklon Tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori rendah.

Bibit Siklon Tropis 97S tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di wilayah NTT serta membentuk pertemuan angin atau konfluensi dan perlambatan angin atau konvergensi di NTT dan sekitar Bibit Siklon Tropis 97S tersebut.

Daerah konvergensi lain juga diperkirakan terbentuk di Sumatera Selatan, Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda, Banten hingga Jawa Timur, Kalimantan Timur bagian Selatan, Sulawesi Tengah, Laut Banda, Laut Arafuru, Maluku Utara, Laut Halmahera Maluku, Bali, NTB, NTT, Laut Timur, Laut Sau, Laut Seram, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.

Sementara, daerah konfluensi ini diperkirakan terbentuk di Perairan Barat Bengkulu hingga Selatan Banten, Selat Sunda, Pulau Jawa, Laut Jawa, Nusa Tenggara Timur, Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Siklon Tropis atau Bibit Siklon atau daerah tekanan rendah dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.

Provinsi Berpotensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang pada 21 Januari 2026

Menurut BMKG, kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar provinsi berpotensi hujan lebat hingga angin kencang pada 21 Januari 2026:

1. Provinsi berpotensi hujan sedang hingga lebat

  • Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan

2. Provinsi berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

  • Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan.

3. Provinsi berpotensi hujan sangat lebat hingga ekstrem

  • Jawa Barat

4. Provinsi berpotensi angin kencang

  • Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang