Pramono Kebut Fasilitas Publik, Turis Bisa Makin Mudah Keliling Jakarta
jalan di Jakarta semakin seru tahun depan bagi wisatawan maupun masyarakat sekitar.
Jelang akhir tahun, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan renovasi sejumlah fasilitas publik yang akan dimulai 2026 mendatang. Beberapa di antaranya juga dijadwalkan rampung tahun depan.
Mulai dari pembongkaran tiang monorel Jakarta pada Januari 2026 hingga peresmian ruang terbuka hijau (RHT) baru bernama Taman Bendera Pusaka.
"Tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan itu sudah 21 tahun. Mulai Januari 2026 akan saya bongkar tiang monorelnya," ungkap Pramono dalam pembukaan Fairview Hotel di Jakarta Selatan, Sabtu (15/11/2025).
Pedestrian sekitar kawasan perkantoran tersebut bakal disempurnakan, berikut dengan perbaikan jalan usai tiang-tiang monorel selesai dibongkar.
Pramono bahkan berencana menanam pohon di sepanjang jalan ini untuk mendukung langkah penghijauan kota di jalan tersebut.
"Saya yakin jalan itu menjadi jalan yang lebih baik karena bisa mengurangi kemacetan kurang lebih 15 persen," kata dia.
Selanjutnya, Pramono berencana membangun akses Jakarta International Stadium (JIS)-Ancol dengan jembatan sepanjang 300 meter.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan pembukaan Fairview Hotel by Artotel di Jalan Radio Dalam Nomor 1, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/11/2025).
"JIS itu peninggalan yang luar biasa. Kalau saya enggak mengerjakan JIS, maka JIS akan menjadi temua. Maka dengan demikian, JIS saya selesaikan," kata Pramono.
Ia bahkan berencana menjadikan JIS sebagai home base klub kebanggaan masyarakat Jakarta, Persija.
Ke depan, JIS juga akan dilengkapi dengan LRT, selain KRL dan TransJakarta serta akses parkir di Ancol berkapasitas 10.000 mobil.
Taman Bendera Pusaka
Ruang terbuka hijau di Jakarta Selatan juga dijadwalkan buka pada Februari 2026 mendatang.
Taman Bendera Pusaka menghubungkan tiga taman di kawasan Blok M, yakni Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser.
Pedagang Pasar Barito akan direlokasi karena ada pembangunan Taman ASEAN atau Taman Bendera Pusaka.
Taman Bendera Pusaka dilengkapi dengan flyover dan jogging track sepanjang 1,2 kilometer yang digadang-gadang lebih luas daripada lintasan lari di Gelora Bung Karno (GBK).
"Walaupun untuk membangun taman seperti itu pasti ada penolakan dari para pedagang, tapi kami siapkan di (area) di Lenteng Agung, tidak jauh dari stasiun. Bahkan kami gratiskan semua selama enam bulan," jelas dia.
Pembangunan fasilitas publik di Jakarta dirampungkan dengan dengan rencana pembangunan Transit Oriented Development (TOD) di pusat kota Jakarta, yang digadang-gadang menyerupai Orchard Road Singapura.
"Jadi nanti di Bundaran HI antara Grand Hyatt, Pullman, Kempinski, dan Mandarin Hotel, itu terbuka di bawah dan langsung masuk ke MRT. Di situlah jalan (akan dibuat) kayak di Singapura," pungkas Pramono.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.