Bikin SIM Makin Mudah, Korlantas Polri Izinkan Warga Latihan Gratis
Korlantas Polri menegaskan bahwa proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi masyarakat saat ini sudah jauh lebih mudah. Berbagai perubahan regulasi dan fasilitas telah diterapkan demi menghapus stigma bahwa ujian SIM merupakan hal yang menyulitkan.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah merombak total materi ujian praktik, termasuk menghapus metode lama yang dinilai tidak realistis oleh publik.
Perubahan Uji Praktik dan Fasilitas ISDC
Dirregident Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo, mengatakan, sistem penerbitan SIM yang pihaknya lakukan untuk masyarakat sudah sangat mudah. Terakhir, Korlantas Polri juga sudah mengubah lapangan uji praktik.
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo, Jawa Tengah, membuka layanan latihan ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis bagi masyarakat.
"Ya, mungkin ini dianggap oleh masyarakat sangat sulit dan tidak berhubungan langsung dengan kondisi di lapangan, kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Tadinya ada putar angka 8, sekarang tidak ada lagi," ujar Wibowo, kepada Kompas.com, saat ditemui di kantor Korlantas Polri, di Jakarta, belum lama ini.
Selain perubahan lintasan, Polri sebenarnya sudah menyediakan fasilitas khusus yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berkendara masyarakat sebelum menghadapi ujian resmi.
"Sebenarnya, di beberapa Polda ada yang namanya Indonesia Safety Driving Center (ISDC), itu tempat latihan masyarakat untuk uji praktik," kata Wibowo.
Ilustrasi ujian praktik SIM C1 dengan motor sport naked Hunter Scrambler 500
Boleh Latihan Mandiri di Satpas Tanpa Biaya
Bagi masyarakat yang wilayahnya belum terjangkau fasilitas ISDC, Korlantas memastikan bahwa infrastruktur di tingkat daerah tetap terbuka bagi pemohon yang ingin mengasah kemampuannya.
Wibowo menambahkan, Satpas yang ada di wilayah juga sebenarnya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan praktik sebelum menjalani tes.
"Itu sangat boleh. Jadi, sebenarnya tidak ada alasan untuk susah bikin SIM karena ujian praktiknya susah," ujarnya.
Ilustrasi ujian praktik SIM C1
Fleksibilitas ini diberikan agar masyarakat memiliki kesiapan mental dan teknis yang matang. Terlebih lagi, akses terhadap fasilitas latihan di Satpas lokal ini dipastikan tidak memungut biaya sepeser pun.
"Kita memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk untuk melakukan praktik mandiri di Satpas-Satpas yang ada di wilayah masing-masing, dan itu gratis," kata Wibowo.
Ilustrasi ujian praktik SIM C1
Aturan dan Waktu Latihan
Kendati demikian, pemohon SIM tidak bisa serta-merta datang dan langsung menggunakan lapangan uji praktik secara sembarangan. Ada prosedur operasional dan waktu tertentu yang harus dipatuhi agar tidak mengganggu pelayanan reguler.
Wibowo menambahkan, masyarakat tinggal koordinasi dan izin kepada petugas kepolisian di Satpas tersebut.
Pemohon SIM C mengikuti ujian praktik di kantor Satlantas Polres Salatiga
Tapi, latihan baru bisa dilakukan di luar jam dinas. Sebab, pada saat jam dinas, lapangan untuk uji praktik digunakan oleh para pemohon SIM yang sedang melakukan uji praktik.
Melalui kemudahan ini, kepolisian berharap tingkat kelulusan ujian SIM dapat meningkat secara signifikan, sekaligus membentuk karakter pengendara yang lebih tertib dan kompeten di jalan raya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang