Bus The Sultan Agung Tabrak Truk di Tol Batang, 1 Tewas 4 Luka
Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Hal itu dibenarkan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, Ajun Komisaris Polisi Eka Hendra Ardiansyah.
"Ya, saat tiba ditempat kejadian perkara, bus tidak dapat menjaga jarak aman dan menabrak kendaraan di depannya. Kendaraan yang ditabrak itu langsung melaju ke arah barat dan menghilang," kata dia.
Menurut dia, bus pariwisata bernomor polisi H 7380 OA yang dikemudikan Khamim (46) diduga menabrak kendaraan yang berada di depannya. Namun, kata dia, kendaraan yang ditabrak oleh bus 'The Sultan Agung' ini melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas.
Ia mengatakan polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Rofiqoh (42) dan Nashirin (40) untuk menyelidiki kronologi pasti dan melacak kendaraan yang kabur tersebut.
Adapun satu korban meninggal dunia adalah Sucipto (47), warga Bancak, Semarang, sedang empat korban luka-luka yaitu Yanuar Maulana (22), mahasiswa asal Kendal mengalami luka patah tulang terbuka kaki kanan dan tertutup kaki kiri dan kini dirawat di RSUD Batang), Ahmad Chasan Husni (55) warga Kabupaten Batang (dirawat di RS QIM Batang).
Kemudian Nur Hamidah (18) dan Naifa Nuha Falihah (11), warga Pekalongan mengalami luka patah tulang dan luka memar (dirawat di RS QIM Batang).
Eka mengimbau pada pengemudi kendaraan baik di tol maupun jalur pantura agar berhati-hati karena arus lalu lintas mulai padat bersamaan masa libur sekolah dan menjelang perayaan Natal 2025 dan tahun Baru 2026.
"Kami ingatkan pengendara di jalan agar waspada dan berhati-hati di saat berkendara, apalagi saat ini juga sering terjadi hujan. Cek sarana kendaraan dan istirahat apabila sudah merasa lelah," katanya. (Ant)