Kondisi Masinis KA Blambangan Ekspres yang Terjepit di Lokomotif Setelah Tabrak Truk di Probolinggo
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api setelah insiden tabrakan yang melibatkan KA Blambangan Ekspres dan sebuah truk gandeng di Probolinggo.
Kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang JPL 13 Km 109+2 petak jalan Probolinggo (Pb) – Leces (Lec) pada Jumat (6/3/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut berdampak pada operasional kereta api di jalur tersebut, termasuk menyebabkan keterlambatan perjalanan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang.
"KA Wijayakusuma yang melayani relasi Cilacap – Ketapang dan berangkat dari Stasiun Probolinggo pada pukul 05.38 WIB mengalami keterlambatan hingga 223 menit sebagai dampak dari penanganan insiden sebelumnya di jalur tersebut," ujar Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, kepada Kompas.com, Jumat (6/3/2026).
Kronologi KA Blambangan Ekspres Vs Truk di Probolinggo
Cahyo menjelaskan, laporan tabrakan KA Blambangan Ekspres dengan truk diterima pada Jumat sekitar pukul 00.49 WIB dari kondektur kereta.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa KA Blambangan Ekspres melakukan berhenti luar biasa (BLB) di Km 109+2 pada lintas Probolinggo – Leces.
“Gangguan terjadi karena lokomotif kereta tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 13 yang merupakan perlintasan resmi terjaga di Km 109+860,” ujar Cahyo, dikutip dari , Jumat.
Benturan tersebut menyebabkan lokomotif bernomor CC 201 83 53 yang menarik rangkaian KA Blambangan Ekspres mengalami kerusakan sehingga tidak bisa langsung melanjutkan perjalanan.
Setelah menerima laporan tersebut, tim operasional KAI Daop 9 Jember segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait di lokasi kejadian untuk menangani situasi dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api.
Sebagai bagian dari proses penanganan, rangkaian KA Blambangan Ekspres kemudian ditarik mundur menuju Stasiun Probolinggo dengan bantuan lokomotif penolong.
“Seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres dalam kondisi selamat,” kata Cahyo.
Masinis dan Asisten Masinis Sempat Terjepit
Dalam insiden tersebut, masinis dan asisten masinis mengalami luka akibat benturan saat tabrakan terjadi.
Keduanya dilaporkan sempat terhimpit bagian badan lokomotif sehingga membutuhkan penanganan medis.
"Saat ini sedang dilakukan penanganan intensif di RSUD Probolinggo," kata Cahyo, dikutip dari Kompas.com, Jumat.
https://surabaya.kompas.com/read/2026/03/06/081028078/ka-blambangan-ekspres-vs-truk-masinis-dan-asisten-terluka-karena-terjepit
Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi terhadap korban berlangsung cukup menegangkan dan melibatkan petugas KAI, kepolisian, serta bantuan warga di sekitar lokasi kejadian.
Beruntung, seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres dalam kondisi selamat.
"Penumpang Alhamdulillah selamat," ujar Cahyo.
Penumpang Dialihkan ke KA Wijayakusuma
Untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap dapat dilanjutkan, KAI melakukan penyesuaian operasional dengan mengalihkan penumpang KA Blambangan Ekspres ke kereta lain.
Cahyo menjelaskan bahwa penumpang yang terdampak kemudian melanjutkan perjalanan menuju Ketapang menggunakan KA Wijayakusuma.
“Pengalihan penumpang KA Blambangan Ekspres ke KA Wijayakusuma merupakan langkah cepat yang dilakukan KAI agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir dengan aman,” jelasnya.
KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh pelanggan tetap dalam kondisi aman selama perjalanan.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, perusahaan juga memberikan service recovery kepada penumpang KA Wijayakusuma yang terdampak keterlambatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang