KA Wijayakusuma Terlambat 223 Menit, Dampak KA Blambangan Ekspres Tabrak Truk di Probolinggo
Kereta Api (KA) Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang mengalami keterlambatan selama 223 menit setelah KA Blambangan Ekspres bertabrakan dengan truk gandeng pada Jumat (6/3/2026) dini hari.
Lokasi kecelakaan berada di perlintasan sebidang JPL 13 Km 109+2 pada petak jalur antara Stasiun Probolinggo (Pb) dan Leces (Lec).
“KA Wijayakusuma yang melayani relasi Cilacap-Ketapang dan berangkat dari Stasiun Probolinggo pada pukul 05.38 WIB mengalami keterlambatan hingga 223 menit sebagai dampak dari penanganan insiden sebelumnya di jalur tersebut,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro kepada Kompas.com, Jumat.
KA Blambangan Ekspres Dialihkan ke KA Wijayakusuma
Cahyo menambahkan, KAI melakukan penyesuaian operasional untuk memastikan pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.
Penumpang KA Blambangan Ekspres yang perjalanannya terganggu dialihkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan KA Wijayakusuma menuju Ketapang.
“Pengalihan penumpang KA Blambangan Ekspres ke KA Wijayakusuma merupakan langkah cepat yang dilakukan KAI agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir dengan aman,” ujar Cahyo.
KAI memastikan seluruh pelanggan tetap berada dalam kondisi aman selama perjalanan.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, perusahaan juga memberikan service recovery kepada penumpang KA Wijayakusuma yang terdampak keterlambatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
KA Blambangan Ekspres Sesuai Jadwal
Sementara itu, untuk perjalanan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasar Senen, KAI memastikan kereta tersebut tetap dijadwalkan berangkat pada hari yang sama dari Stasiun Ketapang.
“Untuk perjalanan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasar Senen pada hari yang sama tetap diprogramkan berangkat sesuai jadwal dari Stasiun Ketapang pada pukul 15.45 WIB,” ujarnya.
KAI terus melakukan upaya pemulihan operasional agar perjalanan kereta api di lintas tersebut dapat kembali berjalan normal.
Menurut Cahyo, keselamatan perjalanan kereta api serta keamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap penanganan insiden operasional.
“KAI terus melakukan upaya percepatan pemulihan operasional agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal, termasuk memastikan keberangkatan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang-Pasar Senen dapat tetap diberangkatkan sesuai jadwal,” ujarnya.
“KAI berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, termasuk dengan melakukan penanganan cepat dan pemberian kompensasi layanan bagi pelanggan yang terdampak,” ujar Cahyo.
KAI Daop 9 Jember juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang guna mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan disiplin saat melintasi perlintasan kereta api. Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, serta pastikan tidak ada kereta yang mendekat sebelum melintas demi keselamatan bersama,” tutup Cahyo.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang