Ridwan Kamil Mohon Ampun Ketiga Perempuan Ini, Ngaku Khilaf Selama 29 Tahun

Calon Gubernur DKI Ridwan Kamil.
Calon Gubernur DKI Ridwan Kamil.

 Setelah berminggu-minggu menjadi sorotan dan memicu spekulasi publik, Ridwan Kamil akhirnya menyampaikan pernyataan terbuka yang sarat penyesalan.

Mantan Gubernur Jawa Barat itu memilih media sosial sebagai ruang untuk menyampaikan isi hatinya, merespons kegaduhan yang tak hanya berdampak pada reputasi publiknya, tetapi juga mengguncang kehidupan pribadi dan keluarganya. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Melalui unggahan di Instagram, Ridwan Kamil menuliskan pernyataan panjang berisi permohonan maaf yang ditujukan kepada berbagai pihak. Unggahan tersebut menandai pertama kalinya ia berbicara secara terbuka mengenai konflik rumah tangga yang menyeret namanya ke ruang publik. Dalam pernyataannya, Ridwan Kamil menegaskan bahwa kegaduhan yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadinya.

"Permohonan Maaf Kepada Semua Pihak dan Semua yang terdampak," tulis Ridwan Kamil di Instagram, dikutip Rabu 24 Desember 2025. 

Ia membuka pernyataan itu dengan nada reflektif, menekankan penyesalan mendalam atas situasi yang menurutnya tidak seharusnya terjadi.

"1. Dari hati saya yang terdalam, dengan ini saya menghaturkan permohonan maaf kepada semua pihak dan semua yang terdampak atas kegaduhan yang tidak seharusnya. Sekali lagi setulusnya saya mohon maaf," ujar Ridwan Kamil.

Sorotan utama dalam pernyataan tersebut tertuju pada sosok Atalia Praratya, istri yang telah mendampinginya selama 29 tahun. Ridwan Kamil secara terbuka mengakui bahwa ia telah melakukan banyak kekhilafan dan dosa selama menjalani pernikahan, serta menerima kenyataan bahwa perpisahan merupakan hak sang istri demi kebahagiaannya.

"2. Saya mengakui selama 29 tahun pernikahan, saya banyak melakukan kekhilafan dan dosa kepada istri saya Atalia, sehingga perpisahan ini adalah hak beliau untuk bahagia dalam hidupnya tanpa ada saya di dalamnya. Permohonan maaf untuk Ibu Atalia dan teriring doa terbaik dari saya," ungkap Ridwan Kamil.

Tak berhenti di situ, permohonan maaf juga disampaikan kepada ibundanya. Ia mengakui kemungkinan telah mengecewakan sebagai seorang anak dan memohon ampun atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

"3. Saya juga memohon ampun kepada ibunda saya atas segala khilaf dan dosa sebagai anak yang mungkin mengecewakannya," kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil juga menyinggung dampak emosional yang dirasakan oleh anak-anaknya. Ia menyadari bahwa rangkaian peristiwa yang terjadi mungkin belum sepenuhnya dipahami oleh mereka, namun tetap meninggalkan luka.

"4. Saya juga memohon maaf kepada anak-anak saya yang terdampak oleh peristiwa-peristiwa yang tidak sepenuhnya dipahami oleh mereka," ujarnya.

Dalam bagian akhir, Ridwan Kamil menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang patut disalahkan atas kegaduhan ini. Ia menyebut seluruh kesalahan sepenuhnya berada pada dirinya sendiri, sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang ikut terdampak.

"5. Saya juga memohon maaf kepada pihak-pihak lain yang terbawa dan terdampak dalam rangkaian peristiwa2 pribadi ini. Sepenuhnya kesalahan dan kekhilafan ada di saya," ungkapnya.

Pernyataan itu ditutup dengan doa dan harapan akan ampunan Tuhan serta kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Demikian isi hati saya dan rasa penyesalan saya dan permohonan maaf saya setulus-tulusnya," katanya.

"Semoga Allah, Sang Maha Pengampun, memberikan ridhaNYA untuk memberi saya kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bertaqwa. Wassalamualaikum wr wb," tutup Ridwan Kamil.