Libur Nataru, Puncak Arus Lalu Lintas Menuju Bandung Diprediksi 23 Desember

Ilustrasi Jembatan Layang (Flyover) Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat
Ilustrasi Jembatan Layang (Flyover) Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat

 Libur natal dan Tahun Baru 2026, arus lalu lintas kendaraan menuju Kota Bandung dan sekitarnya mulai mengalami peningkatan sejak Sabtu, 20 Desember 2025. Peningkatan volume kendaraan terpantau di sejumlah gerbang tol utama, khususnya yang mengarah ke Bandung, dan wilayah sekitarnya.

Berdasarkan data hingga Sabtu siang, terjadi peningkatan lalu lintas di Gerbang Tol Kalihurip Utama arah Bandung. Volume kendaraan tercatat naik sebesar 13,41 persen dibandingkan kondisi normal, khususnya pada pergerakan dari Kalijaga 2 menuju Kalijaga 1.

Sementara itu, di Gerbang Tol Cileunyi Exit, yang melayani kendaraan menuju Nagreg, Rancaekek, dan sekitarnya, arus lalu lintas juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Hingga shift 1 (pagi hingga siang), kenaikan tercatat sebesar 16,45 persen.

Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jabar.

“Untuk mengantisiapasi kepadatan kami melakukan pengalihan lalu lintas ke beberapa gerbang tol alternatif seperti Baros, Pasir Koja, Kopo, dan sekitarnya,” kata Senior Manager Representative office 3 Jasamarga Purbaleunyi, Agni Mayvinna, Minggu 21 Desember 2025.

Agni mengatakan, untuk jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung melalui Gerbang Tol Pasteur tercatat sebanyak 16.049 kendaraan pada Sabtu, 20 Desember 2025. 

"Namun angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring adanya pengalihan arus ke gerbang tol lain seperti Baros dan Pasir Koja," katanya.

Agni memprediksi puncak peningkatan arus lalu lintas akan terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang akan berwisata dan berlibur ke Bandung menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Untuk hari ini masih seperti pola akhir pekan pada umumnya. Pergerakan besar diperkirakan baru terjadi pada tanggal 23,” jelasnya.

Agni mengatakan, guna mengantisipasi kepadatan, khususnya di gerbang tol rawan seperti Pasteur dan Cileunyi, pengelola telah menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya adalah penambahan mobile reader di setiap gerbang tol petugas on call untuk membantu transaksi tapping.

"Serta kesiapan armada pelayanan lalu lintas yang telah melalui pengecekan menjelang periode Nataru," katanya.

Agni mengatakan, untuk operasional gerbang tol, tidak ada penambahan pintu tol baru di ruas Cipularang–Padaleunyi selama periode Nataru. Namun, Gerbang Tol Darangdan KM 99 tetap dioperasikan secara fungsional selama 24 jam, sedangkan Gerbang Tol Gedebage KM 149 Padaleunyi beroperasi secara fungsional mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

"Seluruh pintu exit menuju Kota Bandung dibuka penuh, dengan dukungan mobile reader dan petugas tambahan untuk memperlancar arus kendaraan." katanya.

Laporan Cepi Kurnia, tvOne Bandung