Kata-kata Pelatih Malaysia Usai Raih Perunggu SEA Games 2025 Sepak Bola Putra

Malaysia, klasemen runner-up terbaik, Indonesia, Timnas, medali perunggu, SEA Games 2025, pelatih Timnas, Nafuzi Zain, Kata-kata Pelatih Malaysia Usai Raih Perunggu SEA Games 2025 Sepak Bola Putra

Timnas U22 Malaysia menutup kiprah di SEA Games 2025 dengan meraih medali perunggu cabang sepak bola putra.

Hasil tersebut didapat setelah Malaysia unggul dalam klasemen runner-up terbaik dan melangkah hingga laga perebutan tempat ketiga. 

Capaian ini menempatkan Malaysia berada di atas Indonesia dalam hasil akhir turnamen.

Pada fase grup, Malaysia menempati posisi runner-up terbaik dari tiga grup. Harimau Muda mengoleksi tiga poin dan mencetak empat gol. Indonesia juga mengantongi tiga poin, namun hanya mencatat tiga gol. 

Selisih satu gol menjadi penentu kelolosan Malaysia ke semifinal. Timnas U22 Indonesia berada di peringkat kedua Grup C dan tidak melaju ke fase berikutnya.

Perjalanan Malaysia Hingga Laga Play-off

Setelah lolos sebagai runner-up terbaik, Timnas U22 Malaysia menghadapi Thailand di semifinal.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-0 untuk tuan rumah. Hasil ini membawa Malaysia ke laga perebutan medali perunggu.

Pada Kamis (18/12/2025), Malaysia berhadapan dengan Filipina di Stadion Rajamangala.

Filipina sebelumnya mencatat kemenangan atas Indonesia pada fase grup. Dalam pertandingan ini, Malaysia tampil lebih tenang dan mampu mengelola permainan.

Malaysia meraih kemenangan 2-1 melalui gol Danish Hakimi dan Haqimi Azim. Hasil tersebut memastikan medali perunggu SEA Games 2025 menjadi milik Timnas U22 Malaysia.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi dan menuntut kesiapan fisik para pemain hingga menit akhir.

Apresiasi Pelatih untuk Perjuangan Pemain

Usai pertandingan perebutan peringkat ketiga, pelatih Timnas U22 Malaysia, Nafuzi Zain, menyampaikan apresiasi terhadap usaha para pemain sepanjang SEA Games 2025. Ia menilai kerja keras skuadnya layak mendapat pengakuan.

"Perjuangan para pemain ini patut dihargai," ucap Nafuzi dikutip dari Stadium Astro.

"Ada yang kembali dengan (berjalan) bertongkat, tangan dibalut, dan ada yang cedera."

"Segala penat lelah berhasil ditunaikan untuk negara," katanya.

Medali perunggu ini menjadi penutup perjalanan Timnas U22 Malaysia di SEA Games 2025.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang