Momen Seskab Teddy Duduk dan Catat Curhatan Emak-emak Pengungsi di Agam

Seskab Teddy Indra Wijaya mendengarkan curhatan emak-emak pengungsi di Kabupaten
Seskab Teddy Indra Wijaya mendengarkan curhatan emak-emak pengungsi di Kabupaten

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian SD 05 Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Sejumlah menteri dan pejabat turut mendampingi Prabowo dalam kunjungannya ini, seperti Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Lalu, Sekretaris Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi.

Ada momen menarik saat Prabowo meninjau posko pengungsian SD 05 Kayu Pasak Palembayan, yaitu Seskab Teddy yang duduk bersama emak-emak pengungsi. 

emak pengungsi bercerita dan menyampaikan sejumlah keluhan maupun kebutuhannya di depan Seskab Teddy Indra Wijaya. Mendengar hal tersebut, Seskab Teddy pun langsung mencatat ucapan dan curhatan emak-emak pengungsi.

Sementara itu, dalam kunjungan tersebut, Prabowo mengaku senang karena disambut baik oleh para warga meskipun mereka dalam kondisi yang sedang sulit. 

Dia pun menegaskan, pemerintah terus bekerja keras dalam upaya pemulihan pasca bencana banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Prabowo pun meminta masyarakat khususnya pengungsi yang ada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat untuk tidak merasa sendiri dan tetap semangat menjalani hari.

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian di Kabupaten Agam

“Kami datang, kami hanya ingin lihat, ingin beri semangat, ingin menyampaikan kalian tidak sendiri, kami akan bekerja untuk kalian semuanya,” ungkapnya.

Di depan para pengungsi, Prabowo juga mengatakan pemerintah terus berupaya mempercepat upaya pemulihan bencana.

Salah satunya dengan membangun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang rumahnya hancur bahkan hanyut akibat bencana banjir. 

Prabowo menargetkan hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak banjir ini akan selesai dalam waktu satu bulan.

Di samping itu, hunian tetap juga kata Prabowo akan tetap dibangun untuk warga yang rumahnya telah hancur dan hilang akibat banjir. 

“Saya gembira sudah melihat rumah-rumah hunian sementara sudah mulai dibangun, bisa selesai hunian sementara sebulan supaya bapak-bapak ibu semua tidak perlu tinggal di tenda,” ucap Prabowo.