Keselamatan di Jalan Bukan Cuma Mengandalkan Teknologi
Keselamatan di jalan kerap diasosiasikan dengan kecanggihan teknologi kendaraan, mulai dari sistem pengereman otomatis hingga fitur telematika canggih. Namun dalam praktiknya, aspek manusia tetap menjadi faktor krusial yang menentukan aman atau tidaknya aktivitas transportasi, terutama di sektor logistik yang beroperasi hampir tanpa henti.
Sepanjang 2025, UD Trucks Indonesia menjalankan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem logistik nasional. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga menyentuh peningkatan efisiensi operasional serta penguatan kompetensi pengemudi sebagai garda terdepan di jalan raya.
Pendekatan ini berangkat dari kesadaran bahwa teknologi tidak akan bekerja optimal tanpa perilaku berkendara yang aman dan disiplin. Vice President Director, Marketing & After Sales Service Director UD Trucks Indonesia, Handi Lim, menegaskan bahwa keselamatan harus dibangun dari kebiasaan sehari-hari pengemudi.
“Keselamatan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kebiasaan dan disiplin. Karena itu, kami berupaya mendorong pengemudi Indonesia agar lebih siap menghadapi tuntutan industri yang semakin kompleks,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Selasa 16 Desember 2025.
Salah satu momentum penting sepanjang tahun ini adalah partisipasi UD Trucks di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Dalam ajang tersebut, perusahaan tidak hanya menampilkan lini produk, tetapi juga aktif menyelenggarakan program edukasi keselamatan bagi pengemudi.
Program tersebut menyoroti besarnya peran faktor manusia dalam menjaga kelancaran dan keamanan distribusi barang. Melalui pelatihan teknik mengemudi, pengenalan fitur keselamatan, serta diskusi langsung dengan komunitas pengemudi, keselamatan diposisikan sebagai isu strategis jangka panjang.
Acara UD Trucks
Materi edukasi yang diberikan mencakup teknik pengereman aman, manajemen kelelahan, hingga pentingnya inspeksi harian kendaraan. Selain itu, pengemudi juga dikenalkan pada pemanfaatan teknologi seperti transmisi ESCOT dan platform telematika My UD Fleet untuk mendukung operasional yang lebih aman.
Presiden Direktur UD Trucks Indonesia, Johan Kleinsteuber, menilai pendekatan tersebut sebagai upaya membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan. “Kami percaya ketika pengemudi lebih terampil dan aman, bisnis pun berjalan lebih efisien, keselamatan bagi kami bukan hanya fitur teknis tapi budaya yang terus kami jalankan,” katanya.
Di sisi produk, UD Trucks Indonesia memperkuat segmen light duty truck melalui peluncuran New Kuzer SKE 150. Indonesia menjadi negara kedua di Asia Tenggara yang memperkenalkan model ini, menegaskan peran strategis pasar domestik dalam pengembangan regional.
New Kuzer SKE 150 mengusung mesin Euro 4 dengan teknologi EGR + DOC yang dirancang menyeimbangkan performa, efisiensi bahan bakar, dan emisi lebih rendah. Model ini dikembangkan berdasarkan riset kebutuhan operasional, mulai dari distribusi perkotaan hingga sektor dengan medan kerja berat.
Chief Executive Officer Astra UD Trucks, Winarto Martono, menyebut kendaraan tersebut sebagai bagian dari solusi produktivitas pelanggan. “Kendaraan ini dirancang untuk mendukung efisiensi bahan bakar, emisi yang lebih rendah, serta layanan purnajual yang terintegrasi,” jelasnya.