Pesan Marcus Gideon ke Juara Australian Open 2025 Usai Tandem di BrightUp Cup 2025

Anthony Sinisuka Ginting, Andritany Ardhiyasa, Witan Sulaeman, Jonatan Christie, Kelly Purwanto, Daniel Wenas, Hendra Setiawan, Marcus Fernaldi Gideon, kelly purwanto, PP PBSI, Pesan Marcus Gideon ke Juara Australian Open 2025 Usai Tandem di BrightUp Cup 2025

Eks pebulu tangkis nasional, Marcus Fernaldi Gideon, memberi masukan kepada Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang baru saja menjadi juara di Australian Open 2025.

Dia mengatakan kedua pasangan tersebut harus lebih rajin berlatih lagi karena ekspektasi akan lebih tinggi usai menjadi juara di turnamen BWF World Tour Level Super 500 tersebut.

"Latihannya harus lebih semangat dan lebih konsisten. Karena kalau sudah juara, kan target orang-orang kan lebih ke yang juara. Jadi, biasanya lebih berat lagi setelah itu," kata Marcus Gideon kepada wartawan selepas tampil di acara wondr BrightUp Cup 2025 di GBK Basket Hall, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Tak hanya menyarankan untuk lebih rajin berlatih, Marcus juga memberi pesan agar mereka selalu bisa rileks ketika bertanding.

Mereka juga dianjurkan agar jangan terbebani dengan target agar bisa mengeluarkan kemampuan maksimal saat di lapangan.

"Makin di atas kan tekanannya pasti makin kencang dan ekspektasi orang-orang juga makin tinggi. Tak hanya dari PBSI tapi dari badminton lovers juga," ujar Marcus.

"Tapi ya memang selalu begitu bebannya. Harus dinikmati, jangan terlalu dipikirkan. Makanya, latihannya harus lebih semangat supaya level mainnya tetap konsisten di atas," jelasnya.

Tanding di Ekshibisi Lintas Cabor

Sebelumnya, Marcus baru saja tampil di turnamen ekshibisi lintas cabang olahraga, wondr BrightUp Cup 2025 yang diselenggarakan PT Bank Negara Indonesia (BNI)

Marcus berpasangan dengan Raymond Indra dan tergabung di tim Anthony Sinisuka Ginting. 

Kekuatan tim ini bertambah setelah dua pesepak bola nasional yang membela Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa dan Witan Sulaeman, ikut bergabung.

Sementara, pasangan Hendra/Nikolaus bergabung dengan tim Jonatan Christie. Dua pebasket nasional, Kelly Purwanto dan Daniel Wenas, juga menjadi bagian dari tim ini.

Di pertandingan awal, Marcus/Raymond tampil menghadapi pasangan Hendra Setiawan/Nikolaus Joaquin.

Kemudian, dilanjutkan pertandingan bulu tangkis antara Andritany dan Witan melawan pasangan Kelly/Daniel.

Hebatnya, pasangan Andritany/Witan berhasil mengalahkan pasangan Kelly/Daniel.

Melihat kekompakan Andritany dan Witan sebagai rekan setimnya dalam bermain bulu tangkis, Marcus mengaku tak heran.

Pasalnya, sebagai olahragawan, keduanya bisa cepat menyesuaikan lantaran memiliki dasar yang kuat.

"Ya biasanya olahragawan cepat ya menyesuaikan agar bisa main. Apalagi mereka kan ahli di olahraga sepak bolanya dan biasanya atlet lebih gampang menyesuaikan dirinya," kata Marcus.

Sementara itu ketua umum PBSI Fadil Imran menyambut baik kolaborasi lintas cabang olahraga ini. 

"Saya senang sekali melihat ide yang cukup cemerlang ini. Kombinasi antara olahraga dan hiburan, sportainment, tentunya akan membuat iklim badminton semakin dikenal oleh publik."

"Melalui event ini, dengan kolaborasi bersama pemain basket nasional dan timnas sepak bola, tentu bulu tangkis akan semakin dikenal," kata Fadil.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menambahkan bahwa acara ini tidak hanya menampilkan ekshibisi para atlet terbaik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang lebih dekat antara atlet dan masyarakat melalui konsep sportainment yang segar.

"Kami akan terus menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung perkembangan olahraga nasional secara berkelanjutan," kata Okki.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang