Air Bersih Jadi Nyawa
Di tengah keterbatasan akses dan logistik, tim PTPN IV Regional VI menjadi salah satu pihak yang menembus kawasan genangan tinggi untuk menyalurkan air bersih dan kebutuhan pokok bagi warga yang dalam dua pekan terakhir hidup tanpa kepastian pasokan dasar.
Kampung Alur Bemban di Aceh Tamiang menjadi salah satu lokasi yang baru menerima bantuan setelah berhari-hari terputus dari akses luar.
Banjir yang melanda sejak dua pekan lalu membuat sejumlah jalur utama tidak dapat dilalui kendaraan. Sejumlah desa hanya bisa dijangkau dengan jalur alternatif. Kondisi itu membuat sebagian warga baru menerima bantuan setelah menunggu berhari-hari.
Region Head Regional VI PTPN IV Yudi Cahyadi mengatakan bahwa percepatan distribusi bantuan dilakukan sebagai respons darurat terhadap situasi di lapangan.
“Dalam kondisi seperti ini, yang terpenting adalah kecepatan dan ketepatan, dan semaksimal mungkin kami bergerak supaya warga tidak semakin terpuruk. Banyak desa yang terisolir, dan kebutuhan paling mendesak adalah air bersih serta pangan,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 Desember 2025.
Tim PTPN IV membawa drum air bersih serta paket kebutuhan pokok berisi beras, mie instan, minyak goreng, dan telur.
Bantuan itu disalurkan ke beberapa titik terdampak, termasuk Desa Tanjung Seumantoh di Kecamatan Karang Baru — salah satu desa dengan genangan tertinggi — serta kawasan Langsa Lama, Desa Alue Bulu, hingga pemukiman sekitar Afdeling I, II, dan III Kebun Lama.
Di Langsa Baroh, warga Perumahan Karyawan Afdeling II dan III di Desa Paya Tampah juga menerima suplai air bersih dan sembako, setelah jalur menuju permukiman itu sempat terputus.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama yang rumahnya rusak parah dan kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok,” katanya.