Seolah Firasat, Epy Kusnandar Tunjukkan Gelagat 'Aneh' Beberapa Jam Sebelum Tak Sadarkan Diri

Epy Kusnandar di Jumpa Pers Teater
Epy Kusnandar di Jumpa Pers Teater

 Kepergian aktor senior Epy Kusnandar pada Rabu 3 Desember 2025 meninggalkan cerita pilu tentang malam terakhirnya. Di balik kondisinya yang menurun, ia justru menunjukkan gelagat yang tak biasa hanya beberapa jam sebelum ditemukan tak sadarkan diri pada Rabu subuh.

Putranya, Damar Rizal Marzuki—yang baru tiba dari Yogyakarta ketika kabar itu datang—mengatakan bahwa keluarga sempat menceritakan kepadanya tingkah sang aktor pada Selasa malam. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

Meski kesehatannya belum pulih dan beberapa hari sebelumnya sempat pingsan, Epy bersikeras mendatangi warung makan miliknya. Keluarga sudah meminta agar ia beristirahat total, namun keinginan untuk mengunjungi tempat usahanya itu tampak begitu kuat.

“Nah katanya nggak tahu kenapa, di malam itu pengen banget ke warung, terus tiba-tiba ngumpulin anak-anak warung, ceramah di situ,” ujar Damar di rumah duka, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengutip tayangan Youtube, Kamis 4 Desember 2025. 

Malam itu, Epy mengumpulkan seluruh pegawainya. Ia berbicara panjang lebar mengenai perjalanan usaha kuliner yang baru berjalan tiga bulan. Bagi orang-orang terdekat, sikapnya terasa berbeda dan penuh kesungguhan.

“Maksudnya lebih niatnya kan pengen evaluasi. Evaluasi 'yuk warung udah jalan 3 bulan kita ke depannya bagaimana,' gitulah lebih ke arah situ. 'Enggak biasanya,' katanya kayak gini,” lanjut Damar, menirukan cerita keluarga.

Pertemuan tersebut berlangsung hingga larut malam. Epy baru tiba di rumah sekitar pukul 01.00 dini hari sebelum akhirnya beristirahat. Tak ada yang menyangka bahwa pertemuan sederhana itu menjadi momen terakhirnya dengan para pegawai yang selama ini bekerja bersamanya.

“Nah pada saat itu emang pulang agak malam, nyampe rumah sekitar tengah malam jam 1 itu baru tidur katanya. Dan paginya itu kejadian,” tutur Damar.

Rabu subuh, Epy ditemukan tak sadarkan diri di kamarnya. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, namun nyawanya tak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan Epy Kusnandar meninggal dunia pukul 14.24 WIB pada usia 61 tahun.

Deniar, adik mendiang, pun menyampaikan permohonan maaf atas nama keluarga.

“Mudah-mudahan kita yang ditinggalkan tidak memberatkan Almarhum. Jika ada kekhilafan, kesalahan kata, kesalahan sikap, yang mungkin itu tidak berasa untuk kita, untuk Almarhum mohon dimaafkan semuanya,” ucapnya.