Rafael Leao Hasil Intuisi Brilian Allegri, Hadiah untuk AC Milan
Intuisi Massimiliano Allegri mengatakan Rafael Leao bisa jadi ujung tombak AC Milan. Gol Leao kini mengantar Rossoneri memuncaki klasemen Liga Italia.
Pada bursa transfer musim panas 2025 silam, AC Milan racikan Massimiliano Allegri dikatikan oleh sejumlah nama bomber.
Ya, salah satu agenda utama Direktur Olahraga, AC Milan, Igli Tare, adalah merekrut striker baru.
Nama-nama semodel Dusan Vlahovic (Juventus), Conrad Harder (Sporting CP), dan Rasmus Hojlund (Napoli) sempat dikaitkan dengan AC Milan.
Akan tetapi, tak ada satu pun dari nama di atas yang akhirnya berbaju merah-hitam, warna kebesaran AC Milan.
Pada akhirnya, Rossoneri memilih untuk terus menggali potensi sang penyerang asal Meksiko, Santiago Gimenez.
Pada hari terakhir bursa transfer, AC Milan lalu mengamankan Christopher Nkunku dari Chelsea. Patut dicatat, ia bukanlah seorang ujung tombak dan lebih diproyeksikan mentas sebagai sayap atau penyerang lubang.
Situasi di periode bursa transfer musim panas 2025 membuat Massimiliano Allegri mesti memutar otak.
Intuisi Allegri mengatakan bahwa dirinya harus menempatkan Rafael Leao sebagai ujung tombak AC Milan. Selama ini, Rafael Leao lebih dikenal sebagai penyerang sayap yang lebih banyak beroperasi di sisi luar lapangan.
Selama masa pramusim, termasuk di Singapura dan Hong Kong, Allegri menjajal Rafael Leao sebagai ujung tombak.
Sinyal pertama tak begitu memuaskan. Ketika beruji coba melawan Arsenal di Singapura, Milan tampil tumpul dan bahkan tak bisa bikin tembakan tepat sasaran di babak pertama.
Laga ekshibisi kontra Arsenal berakhir dengan kekalahan 0-1 buat AC Milan. Namun, intuisi Allegri mulai terbukti dalam partai pemanasan berikut AC Milan di Hong Kong.
Leao tampil gemilang dan menginspirasi kemenangan 4-2 AC Milan atas Liverpool pada Juli silam.
Ia mengemas satu gol dan berkontribusi dalam bangunan serangan balik efektif yang menghasilkan dua gol lain tim.
Leao kemudian membuktikan lagi kualitasnya ketika gol sundulannya membawa AC Milan menang 2-0 atas Bari di Coppa Italia. Namun, perkembangannya sebagai bomber sempat terganggu cedera.
Usai menjalani masa pemulihan, pelan tapi pasti Leao membuktikan diri bahwa dia adalah penyerang tengah terbaik untuk Allegri saat ini.
Rafael Leao menjadi bintang kemenangan AC Milan saat menaklukkan Fiorentina 2-1 pada lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Minggu (19/10/2025) malam waktu setempat.
Rafael Leao Sumber Gol Rossoneri
Terkini, Rafael Leao jadi pahlawan kemenangan AC Milan atas Lazio pada pekan ke-13 Liga Italia di Stadion San Siro, Sabtu (29/11/2025).
Leao menjadi muara jadi pertukaran operan cair yang diperagakan pemain Milan. Tim beralias Rossoneri pun menang 1-0.
"Leao sudah menjadi penyerang tengah saat bermain untuk Lille, sundulannya tepat sasaran hari ini," tutur Allegri mengomentari aksi Leao dalam duel melawan Lazio, dilansir dari Football Italia.
"Ketika bola datang dari sisi sayap, ia mulai berlari ke arah kotak penalti, tetapi ia juga memiliki kemampuan untuk bergerak di berbagai posisi menyerang," ucap Allegri.
Rafael Leao jadi salah satu sumber gol utama tim musim bersama Christian Pulisic. Leao dan Pulisic sama-sama sudah bikin lima gol di Serie A Liga Italia 2025-2026.
Torehan sebuah assist menambah daftar kontribusi sang jebolan akademi Sporting CP pada musim ini.
"Allegri memang seringkali memiliki intuisi yang brilian. Maka, ia menciptakan Leao sebagai penyerang tengah."
"Hasilnya bisa dilihat semua orang. Bahkan melawan Lazio, pemain Portugal itulah yang mencetak gol penentu. Gol yang membawa AC Milan ke puncak klasemen," tulis wartawan Tuttomercatoweb, Luca Calamai dalam kolomnya.
Kegemilangan Rafael Leao sebagai ujung tombak dalam skema 3-5-2 racikan Allegri jadi hadiah tak terduga bagi AC Milan.
Berkat gol Leao ke gawang Lazio, AC Milan kini memuncaki klasemen Liga Italia dengan bekal 28 poin dari 13 laga.
Bahkan, Allegri dinilai juga memberikan kado buat Timnas Portugal. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, kini punya opsi lain di ujung tombak penyerangan dan tak harus selalu mengandalkan Cristiano Ronaldo.
"Ketajaman mencetak gol bukanlah keahliannya. Namun, ia bugar, memiliki tendangan yang kuat dan akurat, dan tetap tepat sasaran."
"Max (Allegri) telah menciptakan kehidupan kedua baginya setelah beberapa musim yang sulit, yang sempat mempertanyakan bakat hebatnya."
"Kita lihat saja bagaimana karier Leao berkembang sebagai penyerang. Allegri mungkin juga telah memberikan hadiah kepada tim nasional Portugal."
"Sementara itu, ia telah memberikan hadiah yang luar biasa kepada AC Milan, karena dengan penyerang tengah yang diciptakan ini, Rossoneri semakin berpeluang meraih gelar juara," tulis Luca Calamai.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang