Tewas Kecelakaan Tunggal, Ini Profil Lengkap Gary Iskak: Perjalanan Karier Panjang Sang Aktor Serba Bisa
Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Gary Iskak meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu dini hari, 29 November 2025. Di balik insiden nahas tersebut, publik kembali menyoroti perjalanan panjang karier Gary yang telah puluhan tahun mewarnai film, sinetron, hingga serial web Indonesia.
Polisi membenarkan peristiwa kecelakaan fatal itu. Kejadian berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB, persis di depan cucian mobil Rainbow. Informasi awal menyebutkan kendaraan Gary hilang kendali dan menabrak sebuah pohon.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Nicholas Ary Lilipaly, mengonfirmasi insiden tersebut.
“Infonya benar. Kronologisnya masih menunggu dari Sat Lantas dan Polsek Pesanggrahan,” ujar Nicholas, Sabtu 29 November 2025 dikutip VIVA.co.id.
Motor Artis Gary Iskak
Saksi mata bernama Isnandar menyampaikan bahwa Gary terpelanting setelah menabrak pohon. Polisi menyebut dugaan bahwa Gary tidak memakai helm saat berkendara.
“Diduga demikian (Gary Iskak tidak pakai helm saat kejadian),” kata Nicholas.
Lebih lanjut, ia menegaskan tidak ada helm milik korban ditemukan di lokasi.
Profil Gary Iskak: Aktor Berdarah Indonesia-Belanda dengan Karier Lebih dari 20 Tahun
Gary Iskak lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 10 Juli 1973. Ia berasal dari keluarga besar yang lekat dengan dunia seni peran. Sang ayah merupakan keturunan Belanda, sementara garis keluarganya terhubung dengan para pelaku seni Indonesia, seperti Boy Iskak, Indriati Iskak, dan Alice Iskak yang dikenal luas pada era film klasik Tanah Air. Ia juga kakak dari aktor Khiva Iskak.
Kedekatan dengan lingkungan seni membuat Gary masuk ke dunia akting pada awal tahun 2000. Ia memulai debut layar lebarnya melalui film “Bintang Jatuh”. Sejak itu, nyaris setiap tahun namanya muncul di berbagai judul film, sinetron, FTV, hingga serial web.
Karier Gary: Dari Film Remaja hingga Horor
Sepanjang dua dekade lebih di dunia hiburan, Gary dikenal sebagai aktor serba bisa. Ia bermain dalam berbagai genre, termasuk drama, komedi, hingga horor. Beberapa film populer yang dibintangi Gary antara lain:
- 30 Hari Mencari Cinta
- Ungu Violet
- Merah Itu Cinta
- Pocong 3
- D’Bijis
- Keluarga Tak Kasat Mata
- Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
- Warkop DKI Reborn 3
- Insya Allah Sah
- Romeo + Rinjani
Selain layar lebar, Gary tampil di banyak sinetron sejak 2001. Ia pernah bermain dalam Opera SMU, Pangeran 2, Buku Harian Baim, hingga sejumlah serial bertema religi dan drama keluarga.
Di era digital, Gary tetap eksis dengan tampil di berbagai web series, seperti Halusinada, Second Account, Mami Kost, Twisted, hingga Generasi D’Bijis.
Puncak Karier dan Prestasi
Peran Gary yang paling dikenang publik adalah dalam film D’Bijis (2007). Aksinya dalam film tersebut membawa Gary meraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards 2007. Di tahun yang sama, ia juga mendapat apresiasi dari Indonesia Film Critics Circle Awards.
Namanya juga sempat meramaikan nominasi SCTV Awards 2016 lewat perannya di sinetron Pangeran 2.
Perjalanan Hidup, Keluarga, dan Tantangan Pribadi
Di balik karier yang stabil, perjalanan hidup Gary tak lepas dari sejumlah ujian. Ia pernah tersandung kasus narkoba pada 2007 dan sempat menjalani masa tahanan. Kehidupan pribadinya juga beberapa kali menjadi perbincangan publik karena pernikahannya yang tak berjalan mulus.
Gary diketahui pernah menikah dengan Sabrina R., kemudian menikah lagi dengan Richa Novisha dan dikaruniai dua anak. Secara keseluruhan, ia memiliki empat anak dari beberapa pernikahan.
Pada 2021, Gary kembali menyita perhatian publik setelah mengalami sakit hepatitis C yang membuatnya harus dirawat intensif. Setelah kondisinya membaik, ia kembali terlibat dalam sejumlah proyek layar lebar.
Meski pernah sakit dan menghadapi berbagai isu pribadi, Gary tetap produktif berkarya hingga tahun-tahun terakhir hidupnya. Ia menjadi salah satu aktor yang konsisten muncul di berbagai produksi, baik film besar maupun serial digital.
Karyanya juga meluas ke dunia video musik. Gary pernah tampil dalam video klip dari musisi besar seperti Dewa 19, Rossa, Jikustik, Naff, hingga Krisdayanti.