Sebelum Meninggal, Gary Iskak Sempat Rencanakan Liburan Bersama Keluarga
Sebelum kepergiannya, mendiang Gary Iskak rupanya sempat menyiapkan rencana liburan bersama keluarga. Hal itu diungkap langsung oleh sang istri, Richa Iskak, dalam momen yang masih berduka.
Richa menyampaikan bahwa suaminya sebelumnya sudah merencanakan liburan keluarga, bahkan sudah ada destinasi yang ingin dituju juga. Namun, takdir berkata lain di mana Gary lebih dulu dipanggil oleh Sang Pencipta. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Gary Iskak dan Richa Novisha.
“Sebenarnya pengen liburan sih tadinya. Sama anak-anak, sama keluarga. Memang kita biasanya kalau memang ada rezekinya juga pengen liburan, udah pasti,” ujar Richa saat ditemui awak media.
Sang kerabat bahkan menambahkan bahwa mereka sudah mengirim beberapa rekomendasi pada setiap harinya untuk rencana liburan tersebut.
“Sudah ngirim-ngirim recommendasi tiap hari,” menandakan betapa antusias rencana tersebut.
Mereka sekeluarga sebenarnya berencana akan ke Bali pada bulan Desember ini. Kemungkinan sambil menyambut liburan akhir tahun.
“Bali. Rencananya bulan ini ya harusnya,” tutur Richa.
Meski sedang berduka, Richa berusaha tetap tegar untuk anak-anaknya. Ia mengaku mencoba menjalani hari dengan ketenangan.
“Kami mencoba untuk tegar aja sih. Insya Allah bisa,” ujarnya.
Ketegarannya terlihat ketika ia menceritakan hari-hari terakhir Gary, termasuk momen kecil yang tiba-tiba terasa penuh makna.
Richa juga menggambarkan sosok suaminya sebagai pria penyayang yang selalu mengutamakan keluarga. Meski wajahnya sering terlihat tegas, bagi Richa ia adalah sosok yang lembut.
“Almarhum itu family man ya, yang pasti. Penyayang, manis,” kata Richa mengenang.
Kenangan sehari-hari pun menjadi hal yang paling ia rindukan, termasuk kebiasaan Gary menggoda dan mengejutkannya di rumah.
“Suka bercanda, suka godain aku juga di rumah, suka ngagetin,” kata Richa sambil menahan haru.
Namun bagi Richa, pelukan Gary adalah hal yang paling terasa kehilangan.
“Pelukannya tuh hangat banget,” ucapnya.
Rasa rindu kini diobati dengan cara yang sederhana namun penuh emosi. Richa mengaku tidur dengan bantal milik almarhum, sementara anak-anak memakai sweater kesayangan Gary.
“Tidur aja di bantal (almarhum)... sweater kesayangan almarhum dipakai terus,” tuturnya.