Program Religi Kapolri: Umroh Gratis untuk Guru Madrasah Disabilitas dan Juru Pemandi Jenazah
Kepedulian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui program Umroh Gratis yang menyentuh hati banyak kalangan. Pada 15 Oktober 2025, Kapolri memberangkatkan pasangan suami-istri Guru Madrasah Disabilitas asal Pandeglang, Banten, yakni M. Suhendri alias Ustadz Sandri (50 tahun) dan istrinya, Jaeni Sapiy (47 tahun).
Program ini digagas oleh Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia dan diinisiasi oleh Zandre Badak selaku Pelaksana Program Umroh Gratis dari Kapolri. Ustadz Sandri dikenal sebagai pengajar madrasah sekaligus dai yang tetap mengajar dan berdakwah meski memiliki keterbatasan fisik. Pengabdian dan ketulusan itulah yang mengantarkan dirinya menerima hadiah ibadah ke Tanah Suci.
Selain pasangan dari Pandeglang, Kapolri juga akan memberangkatkan Kyai Sutrisno (58 tahun) dan istrinya, Kamali (49 tahun), asal Indramayu, Jawa Barat. Kyai Sutrisno dikenal sebagai ustadz dan juru pemandi jenazah yang selama puluhan tahun mengabdi kepada masyarakat tanpa pamrih.
"Beliau Pak Sigit memang tak henti-henti menunjukan kepedulian dan memiliki misi kemanusiaan, bantuan sosial serta program wisata religius bagi umat Muslim dan Kristiani," ungkap Zandre Badak.
Menurutnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo selalu memberi perhatian kepada masyarakat dari berbagai lapisan, khususnya mereka yang mengabdi dalam bidang keagamaan, sosial, dan kemanusiaan. Kepedulian tersebut juga terlihat dari sejumlah program seperti bantuan sosial, perhatian terhadap buruh, pengemudi ojek online, dan kelompok rentan lainnya.
Momen keberangkatan umroh ini menjadi pengalaman penuh haru bagi kedua penerima.
"Saya tidak percaya bisa berangkat umroh dengan cara seperti ini. Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolri," ujar Ustadz Sandri dengan mata berkaca-kaca.
Hal serupa juga disampaikan oleh Kyai Sutrisno yang sudah puluhan tahun menjadi petugas pemulasaraan jenazah di wilayahnya.
"Saya dan istri sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolri. Semoga beliau senantiasa dibimbing dan dilindungi oleh Allah SWT," tuturnya.
Program ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan empati bisa diwujudkan melalui aksi nyata, terutama untuk mereka yang selama ini mengabdi secara tulus untuk umat dan masyarakat.