Fashion Jelang 2026 Menurut Desainer Defria Kirana, Sustainable hingga Berwarna

fashion, sustainable, Defria Kirana, sustainability, Sustainable fashion, fashion sustainability, fashion sustainable, fashion 2026, defria kirana, Fashion Jelang 2026 Menurut Desainer Defria Kirana, Sustainable hingga Berwarna

Kesadaran masyarakat terhadap fashion berkelanjutan makin meningkat dan diprediksi akan menguat pada tahun 2026 nanti.

Tidak hanya soal ramah lingkungan, tren fashion juga bergerak ke arah yang lebih nyaman, fungsional, dan memberi ruang kebebasan berekspresi bagi penggunanya.

“Tahun 2026 itu orang sebenarnya sekarang udah mulai aware (sadar) dengan yang namanya sustainable (keberlanjutan),” kata fashion desainer, Defria Kirana saat ditemui setelah acara Revlon Euphoria di Margo City Mall, Depok, Selasa (25/11/2025).

Jika dulu fashion lebih sering dikaitkan dengan penampilan luar, saat ini semakin banyak orang melihat pakaian sebagai outfit yang merepresentasikan sikap terhadap lingkungan, cara hidup, dan kenyamanan personal.

Tren fashion 2026, kenyamanan dan daily wear jadi prioritas

Tidak hanya itu, Defria menilai bahwa sustainability (keberlanjutan) juga akan berjalan beriringan dengan kenyamanan.

Menurutnya, kenyamanan saat ini tidak lagi menjadi nilai tambah, melainkan kebutuhan utama. Pola hidup yang kian aktif dan dinamis membuat orang membutuhkan pakaian yang bisa mengakomodasi berbagai aktivitas dalam satu hari.

“Artinya dia jadinya lebih senang dengan hal-hal yang daily wear bajunya. Yang mudah dipakai, simpel, tetap eye catching gitu,” terangnya.

Freedom style dan gaya mix & match yang lebih cair

fashion, sustainable, Defria Kirana, sustainability, Sustainable fashion, fashion sustainability, fashion sustainable, fashion 2026, defria kirana, Fashion Jelang 2026 Menurut Desainer Defria Kirana, Sustainable hingga Berwarna

Fashion desainer, Defria Kirana (berbaju merah) dalam acara Revlon Euphoria di Margo City Mall, Depok, Selasa (25/11/2025).

Selain soal kenyamanan, perubahan juga terlihat dalam cara orang memadupadankan pakaian. Gaya berpakaian saat ini semakin bebas.

“Yang ketiga adalah freedom style,” sebut Defria.

Freedom style menurutnya adalah kebebasan seseorang dalam mengekspresikan diri tanpa takut dinilai aneh oleh orang lain, meski sebenarnya tak ada aturan baik atau buruk di dunia fashion.

"Misalnya jas gombrang, pakai celana jeans. Karena tahun ini aja udah kelihatan arahnya akan ke sana,” jelasnya.

Gaya jas tersebut yang dipadukan dengan celana jeans saat ini semakin sering terlihat di keseharian, terutama di kalangan anak muda yang terbiasa bereksperimen dengan mix & match. 

Dalam pandangan Defria, gaya ini terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi sekarang.

“Nah itu hal-hal yang sekarang itu udah sangat relate banget dengan kehidupan hari-hari. Anak-anak milenial, anak-anak Gen Z sekarang udah pada doyan dengan hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Warna sebagai faktor pendukung

fashion, sustainable, Defria Kirana, sustainability, Sustainable fashion, fashion sustainability, fashion sustainable, fashion 2026, defria kirana, Fashion Jelang 2026 Menurut Desainer Defria Kirana, Sustainable hingga Berwarna

Desainer Defria Kirana mengungkap tren fashion jelang 2026 yang mengarah pada sustainability dan pakaian yang berwarna.

Untuk melengkapi sisi berkelanjutan dan kenyamanan, warna menjadi salah satu faktor pendukung kedua hal tersebut.

Defria melihat bahwa selama beberapa tahun terakhir, warna-warna lembut dan pastel cukup mendominasi. Namun, warna tersebut saat ini mulai berubah seiring meningkatnya keberanian orang dalam berekspresi melalui busana.

“Apa yang menjadi faktor pendukungnya? Tentunya dari color (warna). Sekarang warna-warna pastel udah mulai sedikit tergerus,” tutur Defria.

“Jadi sekarang orang-orang udah mulai-mulai dengan warna-warna bold (berani). Karena penginnya tampil berani,” tambahnya.

Menurutnya, warna kini bukan lagi sekadar elemen estetika semata, melainkan sudah menjadi simbol keberanian dan pernyataan diri dalam fashion.

Pilihan warna yang berani mencerminkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap penampilan, yang kini lebih ekspresif dan tidak lagi terlalu bermain aman.

“Memang lebih kepada desain-desain warna bold seperti orange, orange bata. Terus merahnya tuh maroon gitu. Kayak cherry, cherry maroon gitu,” sebut Defria.

Selain warna-warna tersebut, ia juga menyoroti munculnya warna-warna yang lebih ekspresif, yang memberi nuansa segar dalam dunia fashion ke depan.

“Terus udah gitu warnanya biru tapi kehijauan jadi kayak mermaid gitu. Fuchsia gitu. Jadi warna-warna yang kayak gitu justru di tahun 2026 yang sepertinya akan menjadi warna yang diminati orang,” jelasnya.

Menurutnya, warna-warna tersebut bukan sekadar tren visual semata, tapi juga simbol keberanian dan karakter generasi yang semakin percaya diri tampil beda.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang