Bedah Beragam Karya Seni yang Jadi Referensi Look Para Seleb di Met Gala

Beberapa hari sudah berselang semenjak helatan panggung fesyen terbesar dunia, Met Gala masih jadi perbincangan hangat.
Dengan ditetapkannya tema “Fashion Is Art” untuk Met Gala tahun ini, tidak sedikit tamu undangan yang menjadikan karya seni bersejarah sebagai referensi busana mereka di karpet merah.
Para selebriti tahun ini datang layaknya karya seni berjalan. Mengutip dari artikel Vogue dan W Magazine, banyak tamu mengadaptasi lukisan, patung klasik, sampai karya surealis ke dalam busana couture mereka.
Lukisan klasik jadi referensi paling populer
Gracie Abrams di helatan Met Gala 2026
Lukisan tampaknya menjadi sumber inspirasi favorit para tamu Met Gala tahun ini.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Gracie Abrams yang tampil dalam balutan gaun Chanel berlapis bordir emas terinspirasi dari Portrait of Adele Bloch-Bauer I karya Gustav Klimt.
Gaun rancangan Matthieu Blazy itu dibuat menyerupai permukaan daun emas khas lukisan Gustav Klimt, mengutip dari Vogue.
Detail bordir mosaik dan rok chiffon berantai membuat Gracie tampak seperti sosok tiga dimensi yang keluar langsung dari lukisan.
Masih dari karya Gustav Klimt, Hunter Schafer juga hadir dengan interpretasi berbeda lewat lukisan Mäda Primavesi.
W Magazine mengatakan bahwa Hunter mengenakan gaun linen empire waist rancangan Prada lengkap dengan pita rambut dan riasan wajah yang menyerupai sosok Mäda dalam lukisan asli tahun 1912. Hanya saja, tampilan Hunter dibuat lebih eksperimental.
Rachel Zegler di Met Gala 2026
Rachel Zegler juga mencuri perhatian lewat gaun putih Prabal Gurung yang terinspirasi dari The Execution of Lady Jane Grey karya Paul Delaroche.Tampilan itu terasa dramatis berkat blindfold rancangan Jennifer Behr yang dikenakannya di wajah.
Potret perempuan ikonik hadir kembali di karpet merah
Julianne Moore di Met Gala 2026
Selain lukisan klasik, beberapa selebriti juga memilih potret perempuan legendaris sebagai inspirasi busana mereka.
Salah satu yang paling banyak direferensikan adalah Portrait of Madame X karya John Singer Sargent dari tahun 1884.
Julianne Moore tampil dalam balutan gaun hitam Bottega Veneta dengan tali bahu yang sedikit jatuh.
Detail kecil itu menjadi penghormatan pada elemen paling kontroversial dalam lukisan Madame X, yakni tali gaun yang melorot dari bahu.
Lauren Sánchez Bezos memilih interpretasi yang lebih literal lewat gaun Schiaparelli dengan siluet yang sangat mirip dengan lukisan asli.
Menurut W Magazine, salah satu tali berhias permata pada gaunnya sengaja dibuat menjuntai di lengan atas untuk mereferensikan versi awal lukisan sebelum direvisi oleh John Singer Sargent.
Claire Foy juga ikut menghadirkan interpretasi Madame X lewat gaun satin hitam Erdem yang dipadukan jaket berhias kristal.
Patung marmer diterjemahkan jadi busana couture
Heidi Klum sebagai patung marmer untuk acara Met Gala 2026Tidak sedikit tamu yang menjadikan patung klasik sebagai referensi look mereka. Heidi Klum menjadi salah satu yang paling total lewat tampilannya yang terinspirasi dari Veiled Vestal karya Raffaele Monti.
Dalam wawancaranya di karpet merah yang dikutip W Magazine, Heidi mengatakan bahwa ia mendapatkan inspirasi setelah melihat langsung karya tersebut di museum. Bersama penata rias prostetik Mike Marino, tubuh dan wajah Heidi dibalut material menyerupai kain transparan seperti patung marmer asli.
Kendall Jenner juga tampil menyerupai patung lewat gaun GapStudio by Zac Posen yang terinspirasi dari Winged Victory of Samothrace, patung Yunani abad ke-2 SM yang terkenal di Museum Louvre.
Dikutip dari Vogue, Zac Posen menggunakan liquid jersey, satin-face chiffon, dan organza untuk menciptakan efek draperi seperti kain yang tertiup angin pada patung asli.
Melalui tema “Fashion Is Art” ini, para tamu undangan menghadirkan kembali interpretasi mereka akan karya seni bersejarah dalam bentuk fashion.
Lewat Met Gala ini, karya seni yang dijadikan referensi tersebut mendapatkan lampu sorotnya kembali untuk bisa dikenang, dikagumi, dan dipelajari oleh lebih banyak orang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang