Respons Beckham Putra Usai Kartu Merah Pertamanya di Persib Bandung
Pemain Persib, Beckham Putra, akhirnya buka suara setelah menerima kartu merah pertamanya di tim berjuluk Maung Bandung, Jumat (21/11/2025).
Beckham Putra menjadi pemain pengganti pada pekan ke-13 Super League 2025-2026 antara Persib Bandung vs Dewa United yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memasukkan Beckham Putra untuk menggantikan Kakang Rudianto.
Kehadiran Beckham di lini depan diharapkan mampu menambah variasi serangan Maung Bandung setelah babak pertama berakhir imbang tanpa gol.
Sejumlah peluang berhasil diciptakannya, namun lini depan Persib belum juga menemukan gol ke gawang Dewa United.
Situasi berubah ketika memasuki menit ke-80, saat Beckham menerima kartu kuning pertama akibat pelanggaran kepada pemain lawan.
Tujuh menit berselang, ia kembali melakukan pelanggaran terhadap Taisei Marukawa dan menerima kartu kuning kedua yang otomatis membuatnya harus meninggalkan lapangan.
Momen tersebut menjadi kali pertama Beckham Putra mendapatkan kartu merah sejak debut profesionalnya bersama Persib pada Liga 1 2018-2019.
Dirinya tampak kecewa sekaligus sedih ketika berjalan menuju ruang ganti.
Penyesalan Beckham dan Janji untuk Berbenah
Kartu merah tersebut menjadi evaluasi besar bagi Beckham, yang kini menjadi bagian penting dalam skuad asuhan Bojan Hodak.
Ia menegaskan bahwa kejadian ini akan menjadi pembelajaran berharga bagi kariernya ke depan.
"Saya mengambil pelajaran. Saya akan menjadi lebih baik," ucap Beckham Putra, Sabtu (22/11/2025).
Usaha Beckham Putra dalam menggiring bola sambil melihat pergerakan lawan Lion City Sailors pada laga pertama Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Kamis (18/9/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Dengan hukuman kartu merah tersebut, Beckham dipastikan absen saat Persib meladeni Madura United pada pekan ke-14 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (30/11/2025).
Beckham tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh yang tetap memberikan dukungan meskipun dirinya berada dalam situasi sulit.
"Terima kasih Bobotoh atas dukungannya," tutup pemain kelahiran Bandung pada 29 Oktober 2001 itu.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.