Ribuan Guru Keagamaan dan Honorer di Bandung Dapat Insentif, Ini Besarannya

Bandung, bandung, insentif guru, insentif guru agama, Ribuan Guru Keagamaan dan Honorer di Bandung Dapat Insentif, Ini Besarannya

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan akan menyalurkan insentif bagi 9.176 guru keagamaan di Kota Bandung.

Penyerahan bantuan tersebut ditargetkan berlangsung dalam bulan ini.

Kepala Bagian Kesra Pemkot Bandung, Nasrullah Jamaluddin, mengatakan bahwa para penerima merupakan guru keagamaan dan guru honorer madrasah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an, serta Forum Pondok Pesantren Kota Bandung.

Ia menjelaskan, total anggaran hibah yang disediakan mencapai Rp 38 miliar.

Pencairannya telah ditetapkan melalui penandatanganan MoU antara Pemkot Bandung dan Kemenag Kota Bandung.

"Kami berharap, jumlah penerima insentif bagi guru keagamaan ini akan terus ditingkatkan ke depannya sebagai bentuk komitmen Pemkot Bandung terhadap pendidikan agama," kata Nasrullah Jamaluddin dalam Seminar Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah dan Rapat Kerja Forum Madrasah Diniyyah se-Jawa Barat di Pondok Pesantren Daaruttaubah, Andir, Kota Bandung, Jumat (21/11/2025).

Menurut Nasrullah, pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi bagi para penggerak madrasah, guru, serta pimpinan forum atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda.

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bandung akan terus hadir untuk mendukung, memfasilitasi, dan memperkuat program pendidikan keagamaan.

Pendidikan semacam ini, lanjutnya, merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi berakhlak, unggul, dan berdaya saing.

"Guru madrasah adalah pilar peradaban, karena mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik murid-muridnya melalui keteladanan," ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Daaruttaubah, KH Ahmad Haidar, juga menekankan pentingnya kegiatan seminar tersebut.

Menurutnya, forum ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik madrasah di Kota Bandung.

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja para pengajar, membangun anak bangsa, dan mencerdaskan generasi khususnya di Kota Bandung maupun Jawa Barat," kata KH Ahmad Haidar.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Bagian Kesra Kota Bandung, jumlah guru keagamaan yang akan menerima insentif tercatat 9.232 orang.

Pemkot Bandung telah menyiapkan dana sebesar Rp 39 miliar dari APBD Kota Bandung untuk mendukung program tersebut.

Nasrulloh Jamaluddin menjelaskan bahwa besaran insentif yang diberikan kepada para guru dibagi dalam beberapa kategori, yaitu:

Rincian Besaran Insentif Guru Keagamaan di Kota Bandung:

  • Guru keagamaan nonformal: Rp 300.000 per bulan
  • Guru formal jenjang RA dan MI: Rp 700.000 per bulan
  • Guru formal jenjang MTs dan MA: Rp 850.000 per bulan

"Pencairan insentif bagi guru keagamaan tersebut diusahakan mulai bulan November 2025 sekarang ini, anggarannya sudah disiapkan," ujarnya saat ditemui di Jalan Sukabumi, Jumat (21/11/2025).

Ia kembali menegaskan bahwa proses pencairan dilakukan berdasarkan MoU antara Pemkot Bandung dan Kemenag Kota Bandung.

"Jadi untuk harapannya, jumlah penerima insentif bagi guru keagamaan akan terus ditingkatkan ke depannya sebagai bentuk komitmen Pemkot Bandung terhadap pendidikan agama," kata Nasrulloh.

Nasrullah menambahkan bahwa Pemkot Bandung sangat mengapresiasi dedikasi para guru dan pimpinan lembaga pendidikan keagamaan di seluruh wilayah kota.

Pemerintah, menurutnya, akan terus memperkuat dukungan agar proses pendidikan keagamaan bisa berjalan semakin baik.

Langkah tersebut, tegasnya, merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia, unggul, dan berdaya saing.

Artikel ini tayang di TribunJabar.id dengan judul Kabar Baik! Ribuan Guru Keagamaan di Bandung Bakal Dapat Insentif Rp 300 Ribu - 850 Ribu

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.