SIG Kasih Bukti Keamanan Siber Jadi Salah Satu Fokus Utama Transformasi Digital
Wakil Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Andriano Hosny Panangian mengatakan, keamanan siber atau cybersecurity merupakan pilar transformasi digital SIG. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan infrastruktur teknologi yang dapat diandalkan dalam mendukung kelancaran operasional bisnis Perusahaan.
Komitmen tersebut dibuktikan dengani Tim SIG CSIRT (Computer Security Incident Response Team) berhasil meraih Juara 1 pada ajang kompetisi simulasi keamanan siber bertajuk Industrial Cyberdrill Exercise (ICE 4.0). Kompetisi itu digelar oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
”SIG memberikan apresiasi kepada Tim SIG CSIRT yang berhasil meraih Juara 1 pada ajang kompetisi ICE 4.0 yang diselenggarakan oleh BSSN. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh insan SIG untuk bersama-sama meningkatkan keamanan infrastruktur teknologi digital Perusahaan,” kata Andriano dikutip dari keterangannya, Jumat, 21 November 2025.
ICE 4.0 merupakan kompetisi simulasi tanggap insiden siber sektor industri yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas CSIRT Organisasi di sektor industri dalam menghadapi serangan siber. Tim SIG CSIRT berhasil meraih Juara 1 setelah menyisihkan 43 tim CSIRT Organisasi di sektor industri yang telah terdaftar di BSSN.
Kompetisi ini sendiri dikemas dalam bentuk gamifikasi, di mana masing-masing tim harus melalui empat babak yang meliputi simulasi serangan untuk menguji kemampuan ofensif (eksploitasi dan penetrasi); simulasi pertahanan dan respons terhadap insiden (analisis forensik, log, dan deteksi ancaman); simulasi serangan dan pertahanan secara real time; serta fase puncak yang menuntut kecepatan dan ketahanan sistem dalam mempertahankan kendali dari serangan.
Andriano menambahkan, selain memiliki unit kerja cybersecurity SIG juga telah membentuk Tim SIG CSIRT secara resmi pada Januari 2024 untuk memitigasi insiden keamanan siber dengan sigap di lingkungan SIG Group. Pembentukan Tim SIG CSIRT menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan siber dan melindungi infrastruktur informasi vital Perusahaan.
”SIG juga menjalankan program SIG Agent of Security Education, Training and Awareness (SETA) untuk memberikan sosialisasi secara periodik kepada seluruh karyawan tentang pentingnya keamanan siber. Dengan kolaborasi dan sinergi dari seluruh insan perusahaan, kami meyakini dapat membangun teknologi digital yang andal dalam rangka melanjutkan perjalanan transformasi digital Perusahaan,” ujar Andriano Hosny Panangian.