Wiranto Kenang 50 Tahun Pernikahan dan Ungkap Rasa Kehilangan Mendalam Usai Istri Wafat
Istri dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia pada Minggu sore. Informasi ini dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal (Mar) Freddy Ardianzah.
Menurut Freddy, Rugaiya menghembuskan napas terakhir pada pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat.
Freddy menyampaikan ucapan duka cita mendalam dari TNI atas wafatnya almarhumah.
"Semoga Almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan," ujarnya di Jakarta.
Bagaimana Rencana Penyelenggaraan Prosesi Pemakaman?
Jenazah Rugaiya rencananya dibawa ke Jakarta dan disemayamkan di rumah duka, Jalan Palem Kartika, Komplek PATI AD Bambu Apus, Jakarta Timur
. "Selanjutnya besok pagi akan diberangkatkan ke Solo untuk dimakamkan," kata Freddy.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Senin (17/10/2025) di Astana Ukir Sena Raga, Delingan, Karanganyar, tanpa upacara militer.
Sejak pagi, pelayat dan karangan bunga telah memadati kawasan pemakaman. Karangan bunga tersebut berasal dari berbagai tokoh nasional, termasuk Presiden ke-7 Joko Widodo, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, hingga pemimpin TNI dan akademisi.
Mengapa Prosesi Pemakaman Tidak Dilaksanakan Secara Militer?
Menurut juru kunci makam, Suhut Purwadi, prosesi pemakaman berlangsung secara sipil.
"Karena bunda kan sipil dan belum pernah mendapatkan status anggota militer. Sudah kami pastikan tidak militer," ujar Suhut.
Prosesi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan ritual bedah bumi yang dilakukan di samping liang lahat. Acara tersebut juga dilengkapi sesaji berupa jenang abang putih, jajan pasar, dan nasi uduk.
"Istilahnya ini kulo nuwun, biar acara hari ini dilancarkan semuanya, baik yang meninggal maupun keluarga yang ditinggalkan," jelas Suhut.
Bagaimana Sosok Rugaiya Usman bagi Wiranto?
Seorang kerabat membaca Al Quran di samping jenazah istri Wiranto di rumah duka, Bambu Apus, Jakarta, Minggu (16/11/2025). Rugaiya Usman adalah istri dari Wiranto yang meninggal di Bandung pada Minggu (16/11) jenazah akan dimakamkan pada Senin (17/11) di Solo. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU
Rugaiya Usman telah menjadi pendamping hidup Wiranto sejak awal kariernya sebagai perwira Angkatan Bersenjata.
Sepanjang perjalanan panjang karier militer dan politik Wiranto, Rugaiya terus mendampingi dalam berbagai tugas, jabatan, dan masa pengabdian.
Saat ini, di era Presiden Prabowo Subianto, Wiranto menjabat sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan.
Sebelumnya, ia pernah menduduki jabatan strategis seperti Panglima TNI, Menteri Pertahanan dan Keamanan, serta Menko Polhukam.
Wiranto juga mengungkapkan perjalanan medis yang dijalani sang istri sebelum wafat. Menurutnya, almarhumah sempat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto dan menunjukkan perkembangan positif.
Kondisi tersebut membuat keluarga memutuskan membawa Rugaiya pulang untuk menjalani pemulihan lanjutan di rumah.
Namun, beberapa hari kemudian, kondisi kesehatan Rugaiya kembali menurun. Pihak keluarga kemudian berinisiatif membawa almarhumah ke Bandung untuk mendapatkan perawatan tambahan.
“Kami berharap kesehatannya membaik dan bisa kembali bersama keluarga,” tutur Wiranto.
Dalam pernyataannya, Wiranto juga mengenang perjalanan panjang rumah tangganya. Ia menyebut bahwa baru saja merayakan ulang tahun emas pernikahan yang ke-50 bersama almarhumah.
“Ibu telah mendampingi saya selama 50 tahun. Kami baru saja merayakan ulang tahun perkawinan emas. Harapan kami, beliau masih bisa mengasuh anak cucu hingga usia yang sangat lanjut,” ucapnya.
Namun takdir berkata lain. Setelah menjalani rangkaian perawatan intensif, Rugaiya Usman mengembuskan napas terakhir pada Minggu sore pukul 15.55 WIB.
“Beliau telah kembali dipanggil ke rahmatullah, menghadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tandas Wiranto.
Apa Keunikan Lokasi Pemakaman Astana Ukir Sirna Raga?
Pemakaman Rugaiya menambah daftar menjadi 25 orang yang dimakamkan di kompleks keluarga tersebut.
Menurut Suhut, di lokasi itu terdapat sanak keluarga Wiranto, mulai dari kakek-nenek, kakak kandung, hingga cucu. Lokasi tersebut telah lama dikenal sebagai makam keluarga besar Wiranto.
Setelah prosesi bedah bumi, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan pemakaman resmi.
"Nanti tinggal acara seremonial, doa, dan kemudian dimakamkan," ujar Suhut.
Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "Istri Wiranto Dimakamkan di Delingan Karanganyar, Tanpa Upacara Militer".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.