Persiapan Menuju Olimpiade, Perbati Galakkan Kompetisi
Upaya Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) untuk memperkuat pembinaan atlet mendapat dorongan besar lewat suksesnya Kejuaraan Tinju Piala Kapolres Bogor 2025.
Gelaran yang terlaksana di Sasana HS Boxing Camp, Desa Parigi Mekar, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Sabtu 15 November 2025 malam, berjalan meriah dan mendapat respons positif dari para peserta.
Kejuaraan yang digarap bersama Polres Bogor itu sekaligus menegaskan komitmen Perbati untuk terus memperbanyak kompetisi di berbagai daerah sebagai roh utama pembinaan atlet. Apalagi pada hari yang sama, Perbati juga sukses menggelar Kejuaraan Antarpelajar di Gelanggang Remaja Bulungan, Jakarta Selatan, yang turut disaksikan langsung Menpora Erick Thohir.
“Kami di Perbati tentu tambah semangat untuk menggelar kompetisi dan melakukan pembinaan. Kami konsentrasi di situ karena kami ingin mempersiapkan para petinju berpotensi besar untuk tampil di ajang Olimpiade,” ujar Sekjen Perbati Hengky Silatang.
Hengky menegaskan Perbati fokus bergerak tanpa terganggu hal-hal di luar pembinaan. Baginya, kualitas organisasi akan terlihat dari kerja lapangan, bukan dari opini.
“Biar nanti siapa yang memutuskan siapa yang baik itu dari apa yang kita lakukan. Nanti akan ada tim dari pemerintah yang melihat,” katanya.
Perbati kini semakin serius memperkuat fondasi dengan pembinaan usia dini. Program diarahkan pada kelompok umur dan pelajar, termasuk lewat kejuaraan di SMPN 28 Jakarta yang turut dihadiri petinju dunia sekaligus anggota DPD RI, Daud Jordan.
Deretan event pembinaan terus berlanjut. Setelah Kejuaraan Piala Kapolres Bogor dan antarpelajar di Bulungan, perhelatan tinju Perbati akan digelar di berbagai daerah.
“Kita terus lakukan pembinaan, bahkan minggu ini ada 5–6 kejuaraan tinju Perbati. Tidak hanya di Jakarta. Di berbagai daerah, minggu depan di Bandung,” ujar Hengky.
Untuk memperkuat program pelajar, Perbati juga menjajaki kerja sama dengan Dispora, BAPOPSI, serta Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Nanti juga kita akan menjajaki dengan BAPOPSI dan Disdikdasmen untuk membina pelajar-pelajar dalam rangka menghasilkan petinju-petinju andal untuk membela Merah Putih,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Perbati menyiapkan Piala Kapolda Riau untuk kelompok junior dan senior dengan mengundang petinju se-Sumatera. Event berkelanjutan itu diproyeksikan melahirkan pelapis tim nasional.
“Dari berbagai kejuaraan ini tentu ada petinju-petinju muda yang berpotensi. Ini akan dijadikan pelapis sehingga Perbati memiliki petinju lapis satu, dua, dan tiga. Karena target kami olimpiade. Kalau ini tidak dilakukan maka kita hanya cerita saja,” tegas Hengky.
Sukses Piala Kapolres Bogor menjadi bukti antusiasme pembinaan. Tercatat 121 peserta turun berlaga dengan semangat tinggi. Kejuaraan juga menghadirkan wasit-hakim dari berbagai daerah seperti Riau, Aceh, dan Sulawesi Selatan.
“Ini juga untuk menambah jam terbang para wasit-hakim,” ucap Hengky.
Kejuaraan yang mempertandingkan kategori junior, remaja, senior, dan member itu ditutup oleh Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila. Hadir pula Bendahara Umum Perbati Paul Cahyadi, Sekjen Perbati Hengky Silatang, serta Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah.
Rizka menyebut kejuaraan ini selaras dengan program Kapolres Bogor untuk mencegah tawuran dan penyalahgunaan narkoba.
“Adanya kejuaraan tinju ini sejalan dengan program Bapak Kapolres untuk mencegah aksi tawuran, penyalahgunaan narkoba dan tindakan negatif lain,” ujar Rizka.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan dukungannya atas ajang ini.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Perbati yang telah mendukung Kejuaraan Tinju Piala Kapolres Bogor 2025. Kampanye Tawuran No, Tinju Yes melalui event ini memang sangat kami butuhkan dalam menekan aksi tawuran di wilayah Bogor. Jadi, mereka yang hobi tawuran bisa menyalurkannya di atas ring," kata AKBP Wikha Ardilestanto.