Tumpukan Sampah di Jalan Dakota Bandung Dibersihkan setelah Viral, 200 Ton Diangkut Petugas

Lokasi bekas tumpukan sampah di Jalan Dakota, Bandung, Jawa Barat
Lokasi bekas tumpukan sampah di Jalan Dakota, Bandung, Jawa Barat

 Tumpukan sampah yang sempat viral karena menggunung hingga lima meter di Jalan Dakota, kawasan Gunung Batu, Kota Bandung, Jawa Barat akhirnya dibersihkan. Setelah berbulan-bulan tidak diangkut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung mengevakuasi sekitar 200 ton sampah pada Kamis  malam (12/11/2025)  menggunakan 12 armada truk.

Sebelumnya, lokasi tersebut dipenuhi sampah yang menciptakan kesan kumuh, berada tepat di pinggir Jalan Dakota dan dekat ruas Jalan Tol Pasteur. Kondisi itu bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga membahayakan lalu lintas serta menimbulkan  bau menyengat. Para pedagang makanan di sekitar lokasi pun turut terdampak karena banyaknya lalat yang beterbangan.

Tumpukan sampah di Kota Bandung

Setelah sampah dibersihkan, warga sekitar merasa lega. Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kota Bandung.

"Alhamdullilah sekian bulan menumpuk akhirnya sampah yang menimbulkan bau tidak sedap, dan banyak lalat, kini lingkungan menjadi lebih layak dan bau yang selama ini mengganggu mulai hilang," kata warga sekitar Heni, Jumat (14/11/2025).

Sementara itu Pemerintah Kelurahan Sukaraja mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di tengah pembatasan kuota pembuangan ke TPA Sarimukti yang saat ini masih diberlakukan.

"Bahwa partisipasi warga sangat penting agar penumpukan sampah tidak terulang, terlebih kapasitas pembuangan sedang dibatasi," kata Hendri Kasi Lingkungan Hidup Kelurahan Sukaraja.

Pemerintah Kota Bandung menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi timbunan sampah akibat pembatasan ke TPA Sarimukti, berbagai fasilitas pengolahan sampah di tingkat TPS tengah dipercepat pembangunannya. Rencana tersebut mencakup penambahan alat pengolah sampah organik hingga  alat pemusnah berbasis teknologi panas. (Laporan Cepi Kurnia, tvOne, Bandung)